Kini Ada 4.965 Titik Internet Gratis Bsa Dinikmati Para Siswa Melalui Program Internet untuk Semua
Perluasan penyediaan akses internet ini ditargetkan lebih dari 9.000 titik selama dua bulan mendatang.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta telah meningkatkan 4.965 titik akses internet gratis melalui program Internet Untuk Semua-JakWIFI. Layanan ini diluncurkan untuk mendukung program pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat wabah Covid-19.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, perluasan penyediaan akses internet ini ditargetkan lebih dari 9.000 titik selama dua bulan mendatang.
Perluasan penyediaan akses internet tersebut melalui tiga skema, yaitu melalui layanan Pemprov DKI Jakarta di gedung pemerintahan, taman, RPTRA, sekolah-sekolah negeri, dan daerah-daerah yang tidak terjangkau atau tidak diminati penyedia layanan internet gratis.
• Ini Tujuan Shin Tae-yong Instruksikan Pemain Gunakan Kaos Kaki Beda Warna Saat Latihan Timnas U-19
• Yayasan Masjid Al-Istikmal Gelar Donor Darah Upaya Bantu PMI yang Butuh Stok Darah Saat Pandemi
Kemudian berkolaborasi melalui pemanfaatan bersama titik akses dengan penyedia jasa telekomunikasi, dan penyediaan titik akses melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Untuk informasi lokasi titik akses beserta perluasannya dapat dicek oleh publik menggunakan aplikasi JAKI (Jakarta Kini),” kata Anies berdasarkan keterangan dari PPID DKI Jakarta pada Jumat (28/8/2020).
Dia mengatakan, JakWIFI merupakan program peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan Wi-Fi gratis di wilayah yang tidak terjangkau layanan internet gratis. Wilayah itu, kata dia, tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi di Jakarta. “Untuk saat ini, layanan lebih difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk,” imbuhnya.
• Dikasih Modal Rp 500.000 dari Program Tangerang BISA, Janda Anak Satu Ini Berkreasi Buka Usaha Kue
• VIDEO: Punya Gedung Baru, PT PITS Targetkan 33.500 Pelanggan Baru
Dalam kesempatan itu, Anies juga meluncurkan JakWIFI secara virtual bersama para Wali Kota/Bupati di wilayah masing-masing. Anies mengungkapkan, kehadiran JakWIFI bertujuan lebih luas, jadi bukan hanya untuk pendidikan saja tetapi juga bagian dari penyediaan infrastruktur kota dan perluasan akses internet untuk kebutuhan masyarakat.
Di antaranya pendidikan, ekonomi/usaha, layanan pemerintah dan komunikasi warga. “Siang hari ini kita menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama dan ini simbolisasi dari komitmen untuk memajukan Jakarta dengan memanfaatkan kesempatan,” ujar Anies.
Perubahan
Menurutnya, krisis akibat pandemi Covid-19 sebagai accelerated change atau perubahan yang diakselerasi, tumbuh karena melalui kesadaran atas teknologi digital.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berharap kebijakan JakWIFI dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya bagi anak-anak dalam melakukan pembelajaran jarak jauh.
• Persaingan Hidup Makin Ketat, Wakil Wali Kota Tangsel Ingatkan Anak Muda Harus Punya Satu Keahlian
• Optimis Idris-Imam Menang, Ketua DPD PKS Hafid Nasir: Head to Head Atau Tiga Pasangan, Kami Siap!
“Kami berharap nantinya dengan ada akses Wi-Fi gratis ini, masyarakat di Jakarta bisa terlibat di dalam kegiatan digital, bukan semata-mata sebagai konsumen atas informasi yang ada di dunia digital,” jelasnya.
Anies berharap masyarakat Jakarta bisa menjadi content creator dan menjadi supplier konten. Karena di dalam kegiatan digital ini, ada yang menjadi konsumen dan ada yang menjadi produsen.
Anies juga meminta, akses Wi-Fi gratis harus dimanfaatkan bukan hanya untuk menyerap informasi, tapi untuk bisa menciptakan informasi. Termasuk memberikan ide atau gagasan tentang proses pembelajaran jarak jauh dari para anak-anak yang memanfaatkan layanan gratis ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peluncuran-jakwifi.jpg)