Breaking News:

Virus Corona

TEMUAN Terbaru Vaksin Virus Corona Tak Tingkatkan Imunitas Tubuh Orang Gemuk, 48% Lebih Meninggal

Penelitian terbaru 48% lebih orang obesitas terkena Covid-19 berakhir dengan kematian. Vaksin Corona diperkirakan tak banyak membantu orang gemuk.

Editor: Suprapto
dailymail
Penelitian terbaru menunjukkan 48% lebih orang gemuk terkena Covid-19 berakhir dengan kematian. Vaksin Virus Corona pun diperkirakan tidak akan banyak membantu pasien obesitas menghadapi ancaman virus mematikan tersebut. 

* Vaksin Virus Corona tak efektif bagi orang gemuk

* 48 % lebih pasien Covid-19 obesitas mengalami kematian 

* Kadar gula darah yang tinggi, peradangan dan resistensi insulin merusak kekebalan tubuh

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Info terbaru dari para peneliti atau ilmuwan dunia terkait kasus Virus Corona atau Covid-19.

Ternyata 48 persen lebih orang gemuk atau orang yang mengalami obesitas,  meninggal setelah terkena Covid-19.

Bahkan hasil penelitian terbaru menunjukkan, meskipun nanti ditemukan Vaksin Virus Corona, tetap tidak terlalu banyak membantu pasien obesitas

Kenapa orang gemuk sangat lemah jika menghadapi serangan Virus Corona?

"Karena sistem kekebalan mereka lebih lemah," demikian kata  para ilmuwan seperti ditulis dailymail.co.uk.

Jika Uji Klinis Lancar, 15 Juta Rakyat Indonesia Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 pada Akhir 2020

Ada Monumen Peti Mati di Pademangan Barat: Waspada Covid-19 Sayangi Nyawa Anda dan Keluarga Tercinta

Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020).
Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). (Timkom Komite Penanganan Covid-19 dan PEN)

Para ilmuwan melihat data medis untuk menemukan bahwa kelebihan berat badan yang parah juga meningkatkan risiko rawat inap lebih dari dua kali lipat (113 persen).

Orang-orang seperti itu juga 74 persen lebih mungkin berakhir di perawatan intensif jika mereka mengalami obesitas, studi tersebut menambahkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved