Rabu, 6 Mei 2026

Berita Tangerang

Sebanyak 35 Pelaku UMKM Mendapat Bantuan Modal Usaha Melalui Program Tangerang Emas

Baru 35 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Tangerang mendapat bantuan modal usaha, melalui Program Tangerang Emas, Kamis (27/8/2020).

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Sejumlah pelaku UMKM Kota Tangerang mendapatkan bantuan modal usaha melalui Program Tangerang Emas, Kamis (27/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Baru 35 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Tangerang mendapat bantuan modal usaha.

Diketahui, para pelaku usaha UMKM Tangerang mendapatkan bantuan modal usaha melalui Program Tangerang Emas.

Sebuah Program Tangerang Emas merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Kota Tangerang dan Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, serta Bank Jabar Banten Cabang Kota Tangerang.

Kata Kabid UMKM Kota Tangerang Katrina Iswandari, Program Tangerang Emas menawarkan pinjaman tanpa agunan dan bunga bagi usaha mikro di Kota Tangerang.

PAN DKI Siapkan Dana Stimulus Senilai Rp 2,2 Miliar untuk Bantu UMKM Terdampak Pandemi

Ini INFINA, Aplikasi Pemasaran UKM & UMKM yang Lahir di Tengah Pandemi Covid-19

Pemerintah Subsidi UMKM, Sandi Optimis Ekonomi Indonesia Membaik pada Kuartal Ketiga Tahun 2020

“Program Tangerang Emas dikhususkan bagi UMKM di Kota Tangerang yang butuh modal usaha"

"Sistemnya pinjaman dengan plafon awal dua juta dan pemohon hanya perlu membayar biaya administrasi sebesar tiga persen,” ujarnya di Gedung Cisadane, Tangerang, Kamis (27/8/2020).

Sejak diluncurkan pada Februari, Program Tangerang Emas telah disalurkan ke 35 UMKM yang berhak menerima manfaat program ini.

“Hingga bulan ini jumlah uang yang telah dikucurkan oleh Bank Jabar Banten cabang Kota Tangerang sebesar Rp. 65 juta,” ucap Katrina.

Kepada UMKM lainnya yang belum mendapat bantuan, Katrina menyampaikan, hingga kini Pemkot Tangerang masih melakukan pendataan terhadap UMKM yang patut diberi bantuan modal.

“Sebanyak 40.307 UKM telah dilaporkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM. Pemkot hanya melakukan pendataan saja"

"Verifikasi lebih lanjut, sampai dengan pencairan dilakukan pihak Kementerian KUKM,” katanya.

Sandiaga Uno Optimis Ekonomi Indonesia Membaik pada Kuartal Ketiga Tahun 2020

Sandiaga Uno ajak masyarakat bersatu lawan Covid-19
Sandiaga Uno ajak masyarakat bersatu lawan Covid-19 (instagram @sandiagauno)

Krisis ekonomi nasional imbas pandemi virus corona atau covid-19 dinilai Sandiaga Uno akan berlalu. 

Dirinya optimistis kondisi ekonomi Indonesia akan mengalami peningkatan pada kuartal ketiga tahun 2020. 

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno dalam webminar bertajuk 'Covid-19 dan Resesi di Indonesia' pada Jumat (21/8/2020).

Dalam diskusi tersebut, Sandi memprediksi kondisi ekonomi Indonesia akan berada pada kisaran minus dua persen hingga plus satu persen.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu merujuk pada laporan keuangan pada kuartal kedua yang mengalami kontraksi hingga sebesar 5,32 persen.

Selain itu, optimisme juga berdasarkan laporan selama periode April hingga Mei 2020.

Pemerintah katanya berhasil melewati fase kritis setelah pemerintah mulai memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Kuartal ketiga (diberlakukan) PSBB transisi. Ekonomi akan lebih baik. Konservatif, minus dua sampai plus satu, tergantung penanganan covid-19,” papar Sandi pada Jumat (21/8/2020).

Menurut Sandi, kunci tumbuhnya ekonomi bangsa berawal dari sikap masyarakat menghadapi wabah covid-19.

Ekonomi nasional katanya akan membaik apabila masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Selain itu, Sandi meminta kepada pemerintah agar segera merealisasikan pemberian bantuan untuk usaha mikro kecil dan enengah (UMKM), khususnya UMKM yang terdampak covid-19.

“Krisis kali ini menghantam UMKM duluan, karena krisis kesehatan manusia tidak bisa mobilitas. Tak ada mobilitas UMKM, KO," ungkap Sandi.

"Yang pertama dibantu UMKM, (lalu) korporasi dan perbankan menyusul. Pemerintah menyiapkan hampir Rp 700 Triliun. Kami tunggu eksekusi pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, CEO CPN Group Advisor JCI East Java, Chandra Putra N menambahkan masyarakat jangan hanya mengharapkan menunggu pemerintah memberikan bantuan.

Dia mencontohkan bagaimana sosok Sandiaga Uno yang mampu bangkit dari krisis ekonomi pada 1997. 

Sehingga, akhirnya menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia.

“Krisis, banyak miliarder baru, tokoh baru, orang sukses baru. Tahun 1997 di Amerika dan gara-gara krisis di Indonesia dari situ dia (Sandiaga Uno) banting stir sebagai karyawan. Dan mulai membangun usaha di bidang keuangan,” ujar Chandra.

Chandra meminta kepada masyarakat agar segera beradaptasi dengan situasi covid-19.

“Pandemi sudah terbiasa bekerja online menggunakan zoom meeting, webinar ini lebih efektif"

"Ketika krisis dan ekonomi minus 5 persen. Bukankah Indonesia selalu minus, tetapi naik waktu lebaran saja," ungkap Chandra 

"Harus adaptasi new normal. Belajar skill usaha baru, seperti dunia digital,” tambahnya.

(DIK/Wartakotalive.com/SumberLain)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved