Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Ratusan Pekerja LG Electronics Terpapar Covid-19, Dinkes Kabupaten Bekasi Nyatakan Kasus Sporadis

Irfan menerangkan kasus sporadis maupun imported tidak bisa dihindari. Sebab, wilayah Kabupaten Bekasi berdekatan dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta.

WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi menggelar konferensi pers di Bapelkes Cikarang terkait klaster Covid-19 pekerja pabrik LG Elektronik Indonesia, Rabu (26/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI  - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Irfan Maulana, mengungkapkan kasus Covid-19 yang terjadi di PT LG Electronics Indonesia Cikarang merupakan kasus sporadis serta imported case.

“Ini adalah kasus sporadis, imported case. Jadi (karyawan) tinggal di zona merah dan bekerja di Kabupaten Bekasi, (lalu) terjadi transmisi," kata Irfan, di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang, pada Rabu (26/8/2020).

Tidak Pakai Masker, 55 Orang Terjaring Operasi Tibmask di Kecamatan Jagakarsa

China Tuduh AS Lakukan Provokasi karena Pesawat Mata-mata U-2 Mengintip Latihan Perang Militer China

Irfan menerangkan kasus sporadis maupun imported tidak bisa dihindari. Sebab, wilayah Kabupaten Bekasi berdekatan dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta.

"Kita pungkiri bahwa Kabupaten Bekasi beririsan langsung dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta. Ada yang tinggal di Jakarta atau Kota Bekasi, bekerja di wilayah Kabupaten Bekasi, dan begitu juga sebaliknya,” beber dia.

Hingga saat ini, ada 242 orang karyawan PT LG Electronics Indonesia yang terkonfirmasi positif, yakni 25 pasien dirawat di rumah sakit, dan sisanya isolasi mandiri di tempat masing masing, yang dibedakan berdasarkan gejala yang diderita pasien.

Gejala sedang sampai tinggi dirawat di rumah sakit, sedangkan isolasi mandiri dilakukan oleh pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Perawatan tersebar di 3 wilayah, yakni Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan DKI Jakarta.

Bukan hanya karyawan PT. LG Electronics Indonesia yang dilakukan pengujian swab test, namun keluarga dari karyawan juga sudah difasilitasi swab test.

“Keluarga juga sudah di tracking dan sudah dilakukan swab, sebagian sudah melakukan isolasi mandiri,” lanjutnya.

Ia melanjutkan, bahwa usaha perlindungan dan pemberlakuan protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik dan maksimal di area industri.

“Apa yang teman-teman industri lakukan itu usaha yang sudah maksimal. Protokol kesehatan sudah dijalankan, mulai masuk, solat, makan, semua sudah dilakukan dengan baik protokol kesehatannya. Tapi imported case tidak bisa dihindari, karena beririsan langsung dengan Kabupaten Bekasi,” paparnya. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved