MRT Jakarta

Mulai Hari Ini, Lajur Lambat di Samping Kementerian ESDM Ditutup Akibat Proyek MRT Jakarta

Mulai Hari Ini, Lajur Lambat di Samping Kementerian ESDM Ditutup Akibat Proyek MRT Jakarta.Simak selengkapnya.

Warta Kota/Desy Selviany
Stasiun MRT Bendungan Hilir, Jalan Jend Sudirman, Jakarta Selatan, masih ditutup teralis besi, Kamis (4/6/2020). 

Kemudian, CP 202 pembangunan ruas Harmoni-Glodok, CP 203 Glodok-Kota, CP 204 pembangunan depo di Ancol Barat, Jakarta Utara, CP 205 pembangunan sistem perkeretaan dan CP 206 pembangunan tambahan jalur rel kereta.

Momen Nikita Willy Dilamar Anak Bos Blue Bird Ternyata Sangat Romantis, Begini Ceritanya

“Untuk Fase 2-A MRT dibangun dari Bundaran HI sampai Kota, Jakarta Barat dengan panjang 5,8 kilometer,” kata William saat jumpa pers pada Senin (17/2/2020).

Menurut dia, proyek MRT Fase 2-A ini akan dimulai pada awal Maret 2022 yang dikerjakan selama 58 bulan. Dengan demikian, target pembangunannya dapat selesai pada Desember 2024 mendatang.

“Untuk tunneling kami menggunakan metode yang sama di Fase 1, memakai TBM machine atau Tunnel Boring Machine,” jelasnya.

Dalam pengerjaan proyek MRT Fase 2-A ini, terdapat tujuh stasiun bawah tanah yang akan dibangun yakni Stasiun Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok dan Kota.

Terungkap, Aceh Pernah Dua Kali Ajukan Jadi Negara Bawahan Turki Utsmani, Tapi Ditolak

Saat ini, MRT telah membangun jalur lintasan kereta sepanjang 16 kilometer yang membentang dari Lebak Bulus-Bundaran HI dengan 13 stasiun.

Berdasarkan data dari MRT, total panjang pembangunan MRT Fase 2 (A-B) mencapai 11,5 kilometer. Rinciannya paket A Bundaran Hotel Indonesia-Kota 5,8 kilometer dan paket B Kota-Ancol Barat sepanjang 5,7 kilometer.

Pembangunan Fase 2 (A-B) terdiri dari 11 stasiun, yaitu tujuh stasiun bawah tanah (underground) untuk fase II A, dan empat stasiun underground dan layang (elevated) pada fase II B.

Saat ini, MRT masih mengecek kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai depo di Ancol Barat. Adapun kebutuhan lahan untuk membangun depo di sana sekitar 19,5 hektar. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved