Senin, 27 April 2026

PT LIB

PT LIB Terus Lakukan Persiapan Liga 1 2020

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), terus melakukan persiapan jelang digelarnya Liga 1 2020 pada awal Oktober mendatang.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Dok.LIB
Akhmad Hadian Lukita saat ini menjabat juga sebagai Direktur Utama PT LAPI Divusi, perusahaan bidang Informasi dan Teknologi 

Operator kompetisi sepak bola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), terus melakukan persiapan jelang digelarnya Liga 1 2020 pada awal Oktober mendatang.

Liga 1 yang dimulai di tengah pandemi virus corona (Covid-19) membuat PT LIB dan PSSI menyiapkan regulasi tambahan yang telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

Wabah Covid-19 sempat membuat beberapa klub tak ingin melanjutkan Liga.

Setelah PT LIB menggelar managers' meeting pada Jumat (7/8/2020), seluruh klub menyepakati bakal ikut serta di lanjutan Liga 1 musim ini.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu dua klub yang belum mengajukan homebase, yaitu Persebaya Surabaya dan Barito Putera.

“Hingga kini, kami belum dapat kabar dari Persebaya dan Barito," kata Lukita kepada Tribunnews.com.

Lukita tak memberikan tenggat kepada Persebaya dan Barito, karena Ia yakin kedua klub tersebut cepat atau lambat bakal mengajukan homebase-nya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Presiden Indonesia Formula One Society pada 1999 tersebut menuturkan bahwa pihaknya sedang menggeber persiapan, agar Liga 1 2020 bisa digelar pada 1 Oktober nanti.

“In Shaa Allah (tepat waktu). Persiapan terus digeber biar 1 Oktober nanti go live,” tutur Lukita.

Selain itu, Lukita menegaskan bahwa pihaknya sedang menunggu pengesahan tujuh regulasi baru yang telah disesuaikan dengan kondisi saat ini. “Rencana amandemen itu masih berbentuk draft di PSSI,” ucap Hadian.

Penambahan regulasi akan dikerjakan dan menjadi tanggung jawab PSSI selaku induk sepak bola di Tanah Air. Sementara, PT LIB hanya bertindak sebagai pelaksana kompetisi saja.

Buka Pendaftaran

Salah satu regulasi tambahan lanjutan Liga 1 2020 mengenai bursa transfer pemain atau pendaftaran pemain baru akan dibuka pada Desember 2020.

"Intinya, tidak ada penambahan kuota dan slot pemain asing sebelum dibukanya jendela transfer (kedua)," kata Lukita.

“Jadi, kalau soal pendaftaran pemain asing. Berapa pun usianya, tetap mengikuti prosedur pemain asing sesuai dengan regulasi awal," ujar Lukita.

Dengan begitu, nasib lima pemain muda asal Brasil yang ada di sejumlah klub belum memiliki status jelas.

Mereka tak bisa bermain di awal Oktober lantaran pendaftaran pemain baru dibuka pada Desember mendatang.

Sebelumnya dikabarkan bahwa hadirnya lima pemain muda asal Brasil itu dikaitkan dengan isu naturalisasi besar-besaran untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021.

Namun, Lukita menjelaskan bahwa regulasi tambahan itu pun belum disahkan. Pihaknya sedang menunggu pengesahan dari PSSI.

"Penambahan regulasi akan dikerjakan dan menjadi tanggung jawab PSSI. Kami dari PT LIB, hanya bertugas menyelenggarakan kompetisi saja," jelas Lukita.

Tujuh regulasi tambahan Liga 1 2020, yaitu penghapusan degradasi Liga 1 di akhir musim 2020 dan penambahan pergantian pemain menjadi 5 pemain (sesuai amandemen laws of the game 2019/2020).

Lalu, periode pendaftaran pemain tahap 2 tetap dibuka, namun tidak boleh melakukan transfer pemain antarklub Liga 1.

Pendaftaran masih diperbolehkan sepanjang pemain dari luar klub Liga 1,

Kewajiban memasukkan minimal 2 Pemain U-20 dalam 18 nama di daftar susunan pemain.

Penerapan protokol kesehatan. Penyesuaian standar kelayakan venue pertandingan dan Klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan timnas.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved