Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pemilik Brand Lokal Anak Kim&Kin;, Raisha Wirapersada, Luncurkan Masker Trendi, Sasar Ibu Muda

Raisha Wirapersada pemilik brand lokal anak Kim&Kin; memutuskan memproduksi masker sejak 4 bulan lalu.

Wartakotalive.com/Lilis Setyaningsih
Raisha Wirapersada pemilik brand lokal anak Kim&Kin; luncurkan masker dengan nama Wuka 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Keberadaan masker tidak lagi sekedar fungsi menghindari masuknya virus. Konsumen juga ingin masker juga tetap trendy untuk mendukung penampilan.

Kebutuhan ini pun disambut para produsen masker. Sejak pandemi dan masyarakat semakin sadar menggunakan masker, mereka membuat masker yang semakin menunjang penampilan terutama kaum hawa.

Raisha Wirapersada pemilik brand lokal anak Kim&Kin memutuskan memproduksi masker sejak 4 bulan lalu. Setiap memproduksi model baru selalu dapat respon dari pelanggannya.

"Sampai tahun depan masih akan ada motif baru menyesuaikan dengan koleksi baju baru Kim&Kin. Because, nowdays having a fashionable mask is a must!," kata Raisha yang juga lebih akrab dipanggil Caca ini.

Masker yang dibuatnya dibandrol Rp 45 ribu dan Rp 50 ribu dengan menyasar keluarga muda, terutama millenial moms.

Hampir sama dikemukakan oleh Wuri yang memproduksi masker sejak April 2020.

"Masker itu cocok-cocokan seperti baju. Kadang ada yang karetnya sakit atau pas dipakai engga enak di wajah, dan beberapa bikin susah nafas," kata Wuri yang dihubungi Wartakotalive.com, Senin (24/8/2020).

Ia mengatakan, awal membuat masker sasaran yang dibidik adalah wanita yang ingin pakai masker dengan warna stylist.

Tapi seiring waktu, banyak pesanan masker yang lebih ke warna atau motif seperti abu-abu, atau maunya motif garis-garis. Terutama kelompok atau kantor yang ingin maskernya seragam.

Hanya Ingin Tampil Maksimal dan Jadi Juara, Hargianto Tak Peduli Liga 1 2020 Tanpa Degradasi

Gelandang Persikabo 1973 Ahmad Noviandani Sebut Kompetisi Liga 1 2020 Kurang Seru Tanpa Degradasi

Masker yang diberi brand Wuka yang merupakan singkatan nama dari Wuri Kartiasih ini dijual dengan harga Rp 17 ribu untuk katun Jepang bolak balik, bolak balik katun Jepang dan batik Rp 20 ribu, serta tenun Rp 30 ribu.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved