Breaking News:

Berita Internasional

Pelaku Pembantaian 51 Muslim di Selandia Baru Bakal Divonis Penjara Seumur Hidup Tanpa Remisi

Tarrant tetap mengaku tidak menyesali perbuatannya meski sudah menghilangkan nyawa 51 orang

Penulis: Bambang Putranto | Editor: Bambang Putranto
reuters/alarabiya.net
Pelaku pembantaian muslim Selandia Baru Brenton Tarrant dalam persidangan. Ia mengaku tidak menyesal membunuh 51 orang Islam 

Wartakotalive, Jakarta - Pelaku tunggal pembantaian di dua masjid di Selandia Baru yang menewaskan 51 orang muslim, Brenton Tarrant (29), terancam hukuman penjara seumur hidup tanpa remisi sama sekali.

Ini hukuman terberat yang berlaku bagi pembunuhan berencana dan sadis di negara tersebut.

Jika hakim memutuskan vonis itu, berarti baru Brenton Tarrant saja yang menjalani hukuman itu.

Indikasi bahwa Tarrant akan divonis hukuman itu sudah terlihat gamblang, menjelang akhir sidang.

Pada persidangan yang berlangsung Senin, 24 Agustus 2020, di kota tempat kejadian, Christchurch, keluarga korban dihadirkan untuk memberikan kesaksian.

Keluarga semua korban mengutuk, dan tak mengampuni perbuatan Tarrant pada Jumat, 15 Maret 2019.

Prosesi pemakaman korban penembakan masjid di Selandia Baru
Prosesi pemakaman korban penembakan masjid di Selandia Baru (Cetak layar Youtube France 24 English)

Saat banyak jamaah berada di Masjid Al-Noor, Christchurch, Tarrant menghampiri mereka seraya memberondongkan peluru dari senapan otomatis di tangannya.

Ia melakukan tindakan itu seraya menyiarkan langsung di akun Facebook-nya, melalui kamera yang diikatkan di kepalanya.

Kemudian ia berpindah ke sebuah masjid lainnya dan melakukan ulah keji yang sama.

Ketika ia hendak menuju ke masjid ketiga, Tarrant berhasil dilumpuhkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved