Breaking News:

Ganjil Genap Jakarta

Tilang Elektronik Pelanggaran Ganjil Genap Meningkat di DKI Jakarta Mencapai 2.428 Pelanggar

Pelanggaran aturan ganjil genap (gage) yang terekam melalui tilang elektronik mengalami peningkatan di DKI Jakarta.

Warta Kota/Nur Ichsan
Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat sedang melakukan razia pelanggaran aturan nomor ganjil-genap di Jalan Kyai Caringin, kawasan Cideng, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2020). 

TANAH ABANG-WARTA KOTA - Pelanggaran aturan ganjil genap (gage) yang terekam melalui tilang elektronik mengalami peningkatan di DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo mengatakan,  hingga 21 Agustus 2020  tilang elektronik mencatat ada 2.428 pelanggar ganjil genap.

Sedangkan tilang manual tercatat 2.466 pelanggar. Total  keseluruhan ada 4.894 pelanggar yang di tilang.

"Grafiknya justru sekarang tilang elektronik naik," kata Sambodo di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2020).

Soal Penerapan Ganjil Genap Motor, Pemprov DKI Masih Lihat Situasi dan Kondisi

Wagub DKI: Ganjil Genap Bukan Cuma untuk Kurangi Kemacetan, tapi Juga Batasi Masyarakat Keluar Rumah

Sambodo mengatakan, pada masa pandemi ini, dia ingin meningkatkan kembali penerapan tilang elektronik.

Alasannya, tilang elektronik dapat memangkas birokrasi, sehingga meminimalisir interaksi secara langsung.

"Ini juga dapat mengurangi risiko penularan baik dari masyarakat ke petugas atau pun sebaliknya. Kedua dari pelaksanaan sidang tilang elektronik ini jadi sidangnya tidak membludak," katanya.

BERITA FOTO: Pemprov DKI Akan Terapkan Ganjil Genap Sepeda Motor, Siapkah Bikers Menghadapinya?

Regulasi Ganjil Genap Sepeda Motor Tidak Berlaku untuk Ojek Online

Sejauh ini, kata Sambodo, masih banyak masyarakat tidak mengetahui auturan ganjil genap pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) .

Aturan ganjil genap itu terutama berlakuk di Jalan Thamrin-Sudirman, Jakarta Pusat.

"Kalau kawasan Sudirman Thamrin rata-rata masyarakat sudah tahu. Tapi kalau DI Panjaitan, Gunung Sahari banyak orang yang belum tahu itu," ucap Sambodo.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved