Reklamasi Jakarta

Ancol Selesaikan Izin Lanjutan Reklamasi Perluasan Kawasan Rekreasi Mengacu SK Gubernur DKI

Pengembangan kawasan yang menimbun sebagian laut, saat ini masih mendapatkan penolakan dari sebagian besar warga Jakarta khususnya ormas dan nelayan.

warta kota
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok gerakan mahasiswa jakarta bersatu melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020). Tuntutannya salah satunya menolak reklamasi Ancol. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Upaya PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk melakukan reklamasi pantai mendapat sorotan publik.

Tidak sekadar itu, malah ada yang menggelar unjuk rasa memprotes langkah Ancol menguruk kawasan pantai, karena dianggap akan merusak lingkungan dan merugikan nelayan.

Namun Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk tetap melanjutkan rencana reklamasi sesuai dengan yang sudah diinginkan.

Video: Kawasan Kota Tua Jakarta Mulai Ramai Pengunjung saat Liburan Tahun Baru Islam

Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk tengah menyelesaikan izin lanjutan reklamasi perluasan kawasan rekreasi seluas 155 hektare mengacu Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertanggal 24 Februari 2020.

"Perluasan kawasan Ancol sekarang dalam hal perizinan seperti Amdal dan penggunaan material. Insya Allah kita akan selesaikan segera, sesuai dengan amanat Kepgub tersebut," jelas Direktur Utama PT PJAA Teuku Sahir Syahali dalam paparan publik perseroan secara daring di Jakarta, Senin (24/8/2020).

Sahir menjelaskan gambaran umum perluasan kawasan itu untuk menjadikan Ancol sebagai "Brand of Indonesia".

Dia mengakui pengembangan kawasan membutuhkan perluasan area untuk lebih banyak mendatangkan wisatawan mancanegara serta menahan devisa keluar dari Indonesia.

"Ketika orang mengingat Indonesia diharapkan mengingat Ancol," ujar Sahir.

 Wawancara Eksklusif dengan Kadisdukcapil Kota Bekasi: Saya Bukti Nyata Kalau Covid-19 Itu Ada

 Polisi Dalami Dugaan Motif Persaingan Bisnis di Balik Penembakan di Kelapa Gading

Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi seluas 35 hektare dan perluasan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas 120 hektar, tertanggal 24 Februari 2020.

Lampiran SK itu menyatakan, kawasan perluasan Ancol Timur berada di sekitar bidang tanah yang sudah menjadi daratan seluas 20 hektare.

Sementara perluasan 35 hektare Dufan akan menimbun sebagian laut dan pantai Ancol.

Dikeluarkan SK Gubernur DKI itu berdasarkan surat Direktur PT PJA tanggal 13 Februari 2020 Nomor 010/DIR-PJA/EXT/II/2020 perihal permohonan penerbitan izin pelaksanaan perluasan kawasan.

DOR, Satu Pelaku Pencurian Sepeda di Bintaro Ditembak Karena Melawan Saat Akan Ditangkap

Pengembangan kawasan yang menimbun sebagian laut itu saat ini masih mendapatkan penolakan dari sebagian besar warga Jakarta khususnya organisasi masyarakat dan komunitas nelayan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved