Breaking News:

Virus Corona

RLC Kota Tangsel Bagikan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Tandon Ciater

RLC Kota Tangsel Bagikan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Tandon Ciater. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Warta Kota/Rizki Amana
Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang sedang membagikan bantuan berupa paket sembako kepada warga sekitar RLC Kota Tangsel dan pedagang di Kantin Tandon Ciater. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) didirikan di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT), Ciater, Serpong.

Sejak dioperasikannya pada 16 April 2020 lalu, kawasan wisata Tandon Ciater yang tepat berada di kawasan RLC Kota Tangsel turut terdampak penutupan sementara operasionalnya.

Penutupan itu pun berimbas akan matinya mata pencaharian para pedagang makanan dan minuman yang ada di kantin Tandon Ciater.

Alasan itu pula yang menjadikan pihak RLC Kota Tangsel membagikan bantuan berupa paket sembako bagi warga sekitar dan pedagang di Kantin Tandon Ciater yang terdampak.

Siti Fauziah Cerita Soal Pendalaman Karakter Bu Tejo di Film Tilik

"RLC membagikan sembako kebutuhan lima pokok itu untuk masyarakat yang disekitar RLC terdampak. Karena biasanya mereka disini ada Tandon Ciater yang ada usaha tapi dengan adanya RLC mereka kan tidak bisa. Nah kemudian bersama dengan itu ada satu kelompok sosial itu kelompok ibu-ibu," kata Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang di lokasi, Tangsel, Jumat (21/8/2020).

Suhara mengatakan bantuan ini berisikan paket sembako yang disumbangkan oleh beberapa donatur termasuk pihak RLC Kota Tangsel.

Kata Suhara, dalam giat ini sebanyak 125 paket sembako dibagikan kepada warga sekitar maupun pedagang di Kantin Tandon Ciater yang terdampak.

Sementara itu, Elli (29) seorang pedagang di Kantin Tandon Ciater mengatakan sudah lima bulan lamanya tak berjualan sejak kawasan tersebut di tutup untuk umum.

Hadi Pranoto Sakit, Kuasa Hukum Yakinkan Kliennya Penuhi Panggilan Polisi pada Senin Pekan Depan

Ia pun mengaku penutupan itu berdampak terhadap penurunan pendapatannya akibat tak dapat berjualan seperti sedia kala.

"Saya kan banyak jualannya ada bubur ayam, bakso tusuk, gorengan macam-macam minuman itu saja. Semenjak ditutup rasanya galau banget, enggak ada pemasukan," kata Elli saat ditemui di lokasi, Tangsel, Jumat (20/8/2020).

"Iya alhamdulillah dari dagang itu sudah mencukupi banget lah. Kalau sekarang tandon di tutup benar-benar sulit," sambungnya.

Elli pun mengaku adanya bantuan ini cukup memberikan kelonggaran bagi para pedagang di tengah sulitnya mencari mata pencaharian di tengah pandemi covid-19.

"Alhamdulillah membantu semoga bisa ada lagi," pungkasnya.

Naturalisasi Untuk Timnas U-19 Tidak Lazim: Manuver PSSI yang Gegabah

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved