Breaking News:

Berita Jakarta

Pontjo Sutowo: Nilai Keindonesiaan Perlu Terus Dikurikulumkan, karena Indonesia dalam Perang Global

Nilai-nilai keindonesiaan di antaranya berupa nasionalisme, persatuan, bernalar, kedaulatan nasional, kemanusiaan, kesetaraan, keadilan, dan kebebasan

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Ketua Aliansi Kebangsaan dan Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Pontjo Sutowo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Aliansi Kebangsaan dan Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Pontjo Sutowo, mengatakan, masyarakat Indonesia harus menyadari bahwa bangsa Indonesia lahir setelah adanya konsensus politik.

Konsensus politik dari dari para pendiri bangsa (founding fathers) yang berasal dari berbagai etnik, budaya dan agama.

Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa (multietnik). Lebih dari 500 suku bangsa, dengan budaya yang berbeda (multikultur), memakai bahasa daerah yang berbeda (lebih dari 700 bahasa daerah), agama dan kepercayaan yang beraneka ragam.

Bahkan banyak tinggalan budaya artefak tersebar di seluruh daerah. Baik yang berada di atas dan di bawah tanah, bahkan di lautan.

Kekayaan budaya tersebut sangatlah luar biasa dan merupakan landasan dasar pemersatu di antara bangsa-bangsa dan pembentuk NKRI.

Bahkan artefak ataupun benda-benda arkeologis dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi, rekonstruksi peristiwa di masa lampau.

Untuk itu, harus dikelola, dilestarikan dan dikembangkan sebagai dasar membangun karakter bangsa, kebanggaan nasional, sumber pengetahuan dan sumber inspirasi serta kreatifitas masyarakat untuk kemandirian ekonomi dan identitas nasional (kedaulatan ipoleksosbudhankam).

Ini semua menjadi salah satu dasar dalam Naskah Akademik Sistem Kebudayaan dan Pendidikan Nasional (Sisbuddiknas) yang telah disampaikan kepada Komisi X DPR RI.

Pontjo Sutowo yang juga Pembina Yayasan Suluh Nuswantara Bakti menjelaskan, keindonesiaan merupakan suatu perjalanan yang sangat dinamis dan sudah melalui berbagai tahapan, yang awalnya menjadikannya kenyataan politik, menjadikannya kenyataan hukum dan sekarang sedang bergulat untuk meneguhkan Indonesia ini sebagai kenyataan kultural.

Dari sini terbentuklah nilai-nilai keindonesiaan berupa nasionalisme, persatuan, bernalar, kedaulatan nasional, kemanusiaan, kesetaraan, keadilan, kebebasan, kerakyatan, negara maritim dan kedirgantaraan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved