Selasa, 5 Mei 2026

Berita Tangerang

Lewat Pertashop, Pertamina Perluas Aksesibilitas Energi di Pedesaan Banten

Di Provinsi Banten, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) III akan secara bertahap meresmikan total 22 titik Pertashop

Tayang:
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas Pertashop, lembaga penyalur resmi Pertamina berskala kecil, saat melayani warga membeli bahan bakar pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dukungan PT Pertamina (Persero) terhadap aksesibilitas energi di masyarakat terus bergulir.

Salah satunya melalui inovasi Pertashop, yakni lembaga penyalur resmi Pertamina berskala kecil, guna melayani konsumen di tingkat desa yang berdomisili jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Di Provinsi Banten, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) III akan secara bertahap meresmikan total 22 titik Pertashop, dengan target 19 titik di sepanjang bulan Agustus tahun ini.

Dari angka tersebut, 9 titik Pertashop kini telah lebih dahulu beroperasi.

"Dengan tersedianya Pertashop di pedesaan, masyarakat akan semakin mudah memperoleh produk-produk berkualitas Pertamina dengan harga yang sama seperti di SPBU," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan dalam keterangannya kepada Warta Kota, Jumat (21/8/2020).

Adapun Pertashop yang sudah beroperasi di Provinsi Banten berada di:

1. Desa Cipicung, Kec. Cikeudal

2. Desa Banjar, Kec. Banjar

3. Desa Banyumas, Kec. Bojong

4. Desa Menes, Kec. Menes

5. Desa Sukasari, Kec. Tanjungteja

6. Desa Cinangka, Kec. Cinangka

7. Desa Curuggoong, Kec. Padarincang

8. Desa Gunung Kaler, Kec. Gunung Kaler

9. Desa Sindangsari, Kec. Petir

Sedangkan untuk titik-titik Pertashop yang selanjutnya akan beroperasi secara bertahap berada di:

1. Desa Tegal Bunder, Kec. Purwakarta

2. Desa Mekarsari, Kec. Pulomerak

3. Desa Ciwedus, Kec. Cilegon

4. Desa Margajaya, Kec. Cimarga

5. Desa Muara Dua, Kec. Cikulur

6. Desa Tanjung Sari, Kec. Maja

7. Desa Bojong Menteng, Kec. Leuwidamar

8. Desa Kujang Sari, Kec. Cileles

9. Desa Sobang, Kec. Sobang

10. Desa Kudumerak, Kec. Karangtanjung

11. Desa Sangiang, Kec. Pamarayan

12. Desa Sukadiri, Kec. Sukadiri

13. Desa Jambe, Kec. Jambe

Eko menjelaskan, Pertashop dengan kapasitas minimal 3.000 liter untuk jenis produk Pertamax, dirancang dengan memperhatikan faktor keamanan serta akurasi takaran.

Pasokan produk disalurkan langsung menggunakan mobil tangki dari Fuel Terminal terdekat dari lokasi Pertashop.

Hingga pertengahan tahun 2020 ini, Eko mengungkapkan, MOR III telah mengoperasikan 44 unit Pertashop di wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat.

Komitmen Pertamina ini merupakan target dari program Pertamina One Village One Outlet (OVOO), sehingga perluasan Pertashop terus akan digenjot hingga akhir tahun ini.

"Kami juga berharap, kehadiran Pertashop yang bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Pemerintah Desa dapat menciptakan multiplier effect terhadap ekonomi dan menjadi salah satu upaya pemerataan ekonomi desa,” kata Eko. (dik)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved