Kabar Artis
Katy Perry Kisahkan Pengalaman Melawan Depresi Selama Masa Kehamilannya
Meskipun Katty berhasil senang dengan peluncuran album barunya, dia tidak ingin mengabaikan bahwa dia akan selalu mendapatkan tantangan baru
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Awal tahun ini, Katy Perry menceritakan tentang perjuangannya melawan kesehatan mental dan bagaimana tunangannya, Orlando Bloom membantunya melalui periode klinis depresi yang serius.
Akhir-akhir ini, Katy yang tengah hamil mengakui bahwa meskipun berada di tempat yang lebih baik dengan Orlando sebelum kelahiran anak pertama, dia masih menganggap dirinya sedang dalam proses pemulihan.
Dalam wawancara terbaru di Spotify: For The Record Podcast, Katy, mengakui bahwa meskipun dia berhasil senang dengan peluncuran album barunya, dia tidak ingin mengabaikan bahwa dia akan selalu mendapatkan tantangan baru ke depannya.
• Serial Netflik Lucifer Season 6 bakal Tampilkan Gerakan Black Lives Matter
• Jaga Keharmonisan Alasan Adam Suseno Mau Diajak Inul Daratista Main TikTok
“Sekitar tahun 2017, saya benar-benar kehilangan senyum saya,” kata Katy
“Dan kemudian, kamu tahu, aku, putus dengan pacarku saat itu, yang sekarang menjadi baby
daddyku. Dan saya pergi tur dan, ada perasaan seperti, saya tidak mendapatkan kesenangan
dari diri saya lagi.” Imbuhnya.
Katy menambahkan, ia merasa sangat mati rasa dan saya mulai mempertanyakan para penonton.
"Kenapa kamu di sini? Seperti, apakah kamu bosan? Apa yang terjadi? Dan saya mulai tidak mengerti mengapa saya merasa sangat gelap, dan saya benar-benar kehilangan senyum saya.”
Dilansir dari Daily Mail (21/08/2020), album baru Katy yang berjudul Smile, dinamai sesuai masa melankolis dalam hidupnya, yang bertepatan dengan perilisan album kelimanya Witness, yang mendapat beragam ulasan.
• Meski Kasihan Bayangkan Elza Syarief Dipenjara, Nikita Mirzani Tak Mau Maafkan Seterunya Itu
• Belum ada Satupun Pria Berhasil Rebut Cintanya, Ayu Ting Ting Tegaskan Tak Pernah Menutup Hati
Berbicara tentang judul Smile, yang juga merupakan single terakhirnya, dia berkata, “senyuman adalah isyarat nyata untuk ditunjukkan, apakah itu benar? Apakah kamu benar- benar bahagia?
Apakah Anda bereaksi secara otentik? Apakah itu dipaksakan? Saya kira itu seperti cara untuk mendefinisikan jenis kesehatan mental dan kebahagiaan bagi saya.”
“Saya harus memakainya setiap malam. Dan melakukan dialog internal yang sangat mendalam. Dan selama tur, saya pergi dan mencari terapi yang lebih dalam dan masuk lebih dalam dan mencoba mencari tahu mengapa setan-setan ini terus mengetuk,” tambahnya.
Album keenam Katy ‘Smile’ akan dirilis minggu depan.
Penulis: Gustirani Mahfiratunnisa