Breaking News:

Para Menteri Se-ASEAN Gelar Rapat Virtual Bahas Kemiskinan yang Meroket di Pedesaan Akibat Pandemi

Menurut Abdul Halim Iskandar Pandemi Covid-19 telah memengaruhi daerah pedesaan dan semakin membebani masyarakat pedesaan.

Istimewa/Kemendes
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam rapat virtual dengan para menteri se-ASEAN yang membahas "Reducing Poverty and Building Resilience: Towards COVID-19 Recovery", Rabu (19/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Para Menteri ASEAN yang menangani kerjasama ASEAN dalam menentukan kebijakan terkait pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan di ASEAN pada Rabu (19/8) mengadakan pertemuan secara virtual.

Pertemuan khusus ASEAN Ministers Meeting on Rulal Development and Poverty Eradication (AMRDPE) bertemakan "Reducing Poverty and Building Resilience: Towards COVID-19 Recovery" atau Mengurangi Kemiskinan dan Membangun Ketahanan: Menuju Pemulihan Covid-19.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar yang ditunjuk sebagai Ketua Delegasi Republik Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia telah mengambil langkah dalam mengentaskan kemiskinan.

UPDATE Covid-19 Depok Rabu 19 Agustus 2020: 39 Kelurahan di 11 Kecamatan Zona Merah, Ini Daftarnya

UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 19 Agustus 2020: 98.657 Pasien Sembuh, 144.945 Orang Positif

Selain itu memperkuat ketahanan menuju pemulihan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan dari pandemi Covid-19.

Menurut Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri, Pandemi Covid-19 telah memengaruhi daerah pedesaan dan semakin membebani masyarakat pedesaan.

Pandemi juga berkontribusi pada peningkatan kemiskinan.

"Melalui pembangunan daerah pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan, kita tetap berkomitmen untuk terus membantu masyarakat miskin serta terus membantu mereka keluar dari kemiskinan," katanya.

Kemiskinan adalah masalah serius selama masa-masa sulit ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, terdapat kesenjangan komparatif yang semakin lebar antara penduduk miskin di pedesaan dan perkotaan.

Data menunjukkan bahwa kemiskinan secara bertahap meningkat di daerah pedesaan selama bulan-bulan awal pandemi pada Maret 2020 dan diperkirakan akan meningkat karena kemerosotan ekonomi nasional.

Dengan jumlah kasus dan angka kematian yang terus meningkat, masyarakat miskin di pedesaan akan semakin rentan terhadap pandemi.

Halaman
12
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved