Breaking News:

Henk Wullems Meninggal

Bejo Sugiantoro Kenang Sosok Henk Wullems Saat Tangani Timnas Indonesia

Menurut Bejo Sugiantoro, Henk Wullems merupakan sosok pelatih yang berani menurunkan pemain muda.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Murtopo
Instagram/@pssi
Mantan pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia Henk Wullems dari laman Instagram PSSI. Wullems tutup usia di Belanda dan akan dikremasikan Sabtu (22/8/2020). (ANTARA/Instagram/PSSI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Henk Wullems meninggal dunia pada Sabtu (15/8/2020) di Belanda.

Kabar itu pun sampai ke telinga para pemain Indonesia yang pernah dilatihnya terutama di SEA Games 1997.

Salah satu pemain yang tak pernah melupakan jasa Henk Wullems yakni Bejo Sugiantoro.

Pasalnya, pria kelahiran Sidoarjo tersebut sempat diberikan kesempatan debut bermain di Timnas oleh Henk Wullems.

BREAKING NEWS: Pelatih Legendaris Timnas Sepak Bola Indonesia Henk Wullems Tutup Usia

Menurut Bejo Sugiantoro, Henk Wullems merupakan sosok pelatih yang berani menurunkan pemain muda.

Ia pun menceritakan saat dirinya dipercaya Henk turun di SEA Games 1997.

“Di mata saya orangnya baik disiplin, suka bercanda juga berani menampilkan pemain muda salah satunya saya yg menggantikan Robby Darwis walaupun waktu itu saya sempat kondisinya tidak bagus dan berharap tidak bakal main. Terus di telpon ke kamar saya, Bejo hari ini kamu main. Saya bilang siap Coach,” cerita Bejo saat dihubungi wartawan, Rabu (19/8/2020).

“Saya tidak mikir dimainkan karena ada Robby Darwis. Saya cadangan beliau. Debut saya main 90 menit,” sambungnya.

Profil Henk Wullems, Pelatih Legendaris Timnas Sepak Bola Indonesia yang Wafat

Bejo sangat berterima kasih kepada Henk yang mempercayainya turun di SEA Games 1997.

Bejo tampil perdana  saat Indonesia menghadapi Malaysia pada babak penyisihan grup A. Saat itu, Indonesia sukses mengalahkan Malaysia 4-0.

“Saya turun pertama di SEA Games, waktu lawan Malaysia. Partai menentukan menang waktu itu. Berani risiko. Saya terima kasih bisa tampil di timnas berkat beliau, jasa beliau sangat besar,” ujarnya.

“Jasanya sangat besar dalam mengorbitkan pemain muda. Peri sandria saja dicoret dan memilih Kurniawan karena pemain muda,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved