Tips Kesehatan

Penggunaan Odol dan Kecap Tidak Dianjurkan untuk Luka Bakar

Angka kasus luka bakar menempati urutan ke-5 jenis cedera tidak sengaja dan secara keseluruhan mengalami kenaikan 0.6% menjadi 1.3% dari jumlah pendud

Penulis: Lilis Setyaningsih | Editor: Feryanto Hadi
viral wa grouo/istimewa
Tangan mengalami luka bakar. 

Namun, sakit yang saya rasakan tak kunjung reda," cerita Djanur Mekarsari seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Wartakotalive.com, Selasa (18/8/2020).

Dr. Sandi Perutama Gani, Medical Expert Combiphar mengatakan, masyarakat seringkali keliru dalam melakukan tindakan penanganan pada luka bakar ringan saat di rumah, seperti mengoleskan kecap dan pasta gigi.

Tips Ala Ade Fitrie Kirana Agar Tetap Cantik di Masa Pandemi

Banyak Ibu Alami Tekanan Mental Saat Menyusui

Hal ini justru akan memperburuk luka bakar, meningkatkan kemungkinan infeksi dan menimbulkan jaringan parut.

Penanganan yang aman dan efektif di rumah bagi luka bakar ringan adalah dengan membasuh area yang terkena luka bakar dengan air mengalir selama 10-20 menit, kemudian oleskan salep luka bakar secara tipis dengan ketebalan sekitar 1 mm, setiap 4-6 jam.

Penting bagi setiap masyarakat untuk memastikan ada salep luka bakar di kotak P3K di rumah.

"Salep untuk mengobati luka bakar sebaiknya memiliki kandungan yang berfungsi sebagai anti radang, anti mikrobial serta dapat membantu regenerasi jaringan kulit baru,” kata dr. Sandi

Agar terhindar dari luka bakar saat di rumah, masyarakat harus selalu waspada dan mengetahui cara pencegahannya. Berikut 5 langkah antisipasi sebagai bentuk kewaspadaan:

1. Jangan tinggalkan kompor tanpa pengawasan.

Ketika memasak, kadang ibu melakukan hal lain seperti harus menerima telepon atau mengurus keperluan anak yang membuat perhatiannya teralihkan. Pastikan kompor dalam keadaan padam. Sebuah survei menunjukkan, bahwa 70% orang cenderung meninggalkan dapur tanpa pengawasan saat tengah memasak .

2. Periksa suhu air panas yang akan Anda gunakan, dan jangan biarkan anak-anak menyentuhnya sebelum Anda memastikan suhu air sudah tidak terlalu panas.

Jika air harus dituangkan, gunakan tangan yang ajek agar tidak mudah tumpah.

3. Pasang pengaman pada outlet listrik dan jauhkan kabel listrik dari jangkauan.

Pengaman pada outlet listrik dapat mencegah anak-anak memasukkan jari atau benda lainnya ke dalam outlet, hingga berpotensi menimbulkan sengatan listrik yang menyebabkan luka bakar.

4. Matikan peralatan yang menghasilkan panas segera setelah digunakan. Kompor, setrika, dan catok rambut cenderung tetap panas untuk waktu yang lama, maka tetaplah berhati-hati saat menyentuhnya.

5. Siapkan obat luka bakar di rumah. Jika terjadi luka bakar ringan, bersihkan dengan air mengalir selama 10-20 menit, dan segera oleskan obat luka bakar sebagai pertolongan pertama.(*/Lis)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved