Breaking News:

Pengendara Sepeda Motor Diingatkan Jangan Coba-coba Masuk Jalur Cepat Jalan Margonda Depok

Iptu Nanang berujar penertiban kali ini juga sebagai langkah awal penerapan tilang elektronik yang akan diterapkan pada bulan September 2020 mendatang

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Penindakan pengendara motor yang melintas di Jalur Cepat Jalan Raya Margonda, Selasa (18/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK ---  Para pengendara sepeda motor kini jangan coba-coba melaju di jalur cepat Jalan Margonda, Kota Depok.

Mulai Selasa (18/8/2020), pihak Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok melakukan penindakan bagi pengendara sepeda motor yang masih nekat melintas di jalur cepat.

"Seminggu yang lalu kami sudah melakukan imbauan dan sosialiasasi di berbagai tempat dan juga media. Kali ini kami 10 personel melakukan penertiban dari Simpang Ramanda," kata Kepala Tim Turjawali Polres Metro Depok, Iptu Nanang Wahyu, di Simpang Ramanda, Pancoran Mas, Selasa (18/8/2020).

Nanang mengatakan pada Selasa kemarin pihaknya menyiapkan 50 buku tilang yang berisi kurang lebih 250 surat tilang.

Sementara itu, kurang lebih 10 menit saja, sudah ada belasan pengendara motor yang terjaring operasi.

Satu diantara belasan pelanggar yang terjaring adalah Sobirin.

Ia mengaku tak mengetahui bahwa kini pengendara motor diwajibkan melintas di jalur lambat.

"Saya gak tahu, biasanya kan disini (jalur cepat) gak apa-apa," ucapnya pada anggota polisi lalu lintas.

Iptu Nanang berujar penertiban kali ini juga sebagai langkah awal penerapan tilang elektronik yang akan diterapkan pada bulan September 2020 mendatang.

"Ini adalah warming up, nanti insya allah September mulai akan diberlakukan tilang elektronik di Jalan Raya Margonda," ujarnya.

Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved