Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pemkot Bekasi Kembangkan RW Siaga untuk Atasi Dampak Pandemi Covid-19

RW siaga ini selain aspek kesehatan yakni waspada dalam penyebaran corona juga dalam aspek ketahanan pangan.

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat meninjau kesiapan RW siaga di Jalan Cikunir Raya gang Rawa Semut I RT 01 RW 013, Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih, pada Selasa (18/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Bekasi mengencarkan pengembangan RW siaga ditengah pandemi corona atau Covid-19.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan, RW siaga sangat penting dalam situasi pandemi corona.

RW siaga ini selain aspek kesehatan yakni waspada dalam penyebaran corona juga dalam aspek ketahanan pangan.

"Kita akan terus mensosialisasikan program RW siaga kepada seluruh masyarakat terkait dibuat nya program RW siaga," kata Tri, saat meninjau kesiapan RW siaga di Jalan Cikunir Raya gang Rawa Semut I RT 01 RW 013, Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih, pada Selasa (18/8/2020).

Tri menjelaskan tujuan dari RW siaga itu agar dapat menghasilkan produk pangan untuk ketahanan pangan.

Selain juga dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Tapi utamanya keberhasilannya ini dapat dilihat dari seberapa antusias masyarakat untuk turut serta berpartisipasi terkait program yang sedang di jalankan," ujar Tri.

Dirinya berharap agar anggota karang taruna khususnya warga agar bisa mengembangkan lagi dibidang UMKM dan dapat mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi program ini.

"Jadi saya rasa ini tidak hanya berjalan ditengah pandemi saja tapi seterusnya dalam menuju visi misi Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan," tandas.

Pelatih Tira Persikabo, Igor ikolayevich Kriushenko, Ingin Berduel Kontra Persib Bandung

Persitara Jakarta Utara Bisa Tampil di Liga 3 2020

Otoy selaku Ketua Karang Taruna RW 13 menyebut sejauh ini sudah merealisasikan gagasannya dan mengajak warga untuk bercocok tanam sayur mayur dengan cara hidroponik dan budidaya ternak lele.

Sayur mayur dari hasil hidroponik ini didistribusikan ke warga setempat dengan harga realtif terjangkau.

Kemudian sebagian hasil dari panen ada yang dimanfaatkan oleh ibu PKK untuk menjadi makanan olahan seperti keripik bayam, dan jus sayur mayur.

"Kita juga ada ternak lele, ikan lelenya sudah diambil oleh pengepul, diambil saat lele sudah siap panen," tutupnya. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved