Breaking News:

Liga Champions

Lyon Vs Bayern Muenchen, Bung Kusnaeni Anggap Sistem One leg Bisa Merubah Gaya Bermain Sebuah Tim

Mohammad Kusnaeni selaku pengamat sepak bola mengatakan, sistem satu leg dapat mengubah cara bermain sebuah tim.

Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Mohammad Kusnaeni, pengamat sepak bola. 

Laporan Reporter WARKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Semifinal Liga Champions yang mempertemukan Olympique Lyonnais vs Bayern Muenchen akan menjadi laga menarik karena sistem satu leg.

Meskipun diatas kertas Bayern Muenchen unggul, namun tim kuda hitam seperti Lyon tidak dapat dianggap remeh apalagi sistem yang diterapkan hanya satu leg.

Mohamad Kusnaeni selaku pengamat sepak bola mengatakan, sistem satu leg dapat mengubah cara bermain sebuah tim.

Liga Champions Olympique Lyonnais Vs Bayern Muenchen, Ini Prediksi Bung Kusnaeni

"Jika ada tim yang ketinggalan satu gol, maka tim itu akan menaikkan tempo permainan, berambisi untuk menang. Terkadang tim itu pun akan bermain terburu-buru, dan itu yang akan dimanfaatkan lawan," ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (18/8/2020).

Gaya penguasaan bola dan menyerang secara konsisten ala Bayern Muenchen akan bertemu dengan permainan kolektif yang mengandalkan serangan balik ala Lyon.

Secara materi pemain, Kusnaeni mengatakan Bayern Muenchen jauh lebih unggul bahkan merata di semua lini, dibandingkan Lyon.

Liga Champions Lyon Vs Bayern Muenchen, Kusnaeni Sebut Susah Menjaga Lini Depan Bayern Muenchen

Namun saat melakukan serangan, posisi bek kanan (Joshua Kimmich) dan bek kiri ( Alphonso Davies) sering membantu serangan sehingga saat serangan balik terjadi, maka penyerang lawan hanya akan menghadapi dua bek tengah Bayern Muenchen.

Di kubu Lyon, Kusnaeni mengatakan sosok lini depan Lyon, Moussa Dembele, Maxwel Cornet akan tetap menjadi andalan untuk serangan balik cepat. Keduanya pun dianggap mampu mencetak gol dari peluang yang sedikit.

"Jika Bayern Muenchen kebobolan duluan, pasti permainan akan berubah. Begitu pula dengan Lyon. Keduanya harus bisa memanfaatkan peluang, khususnya Lyon. Lyon akan sulit mendapatkan banyak peluang, atau pun bermain terbuka, jadi sebaiknya mereka tetap bermain kolektif seperti biasa," tutupnya. (m21)

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved