Breaking News:

HUT Kemerdekaan RI

Kisah Ngatimin Citro Wiyono Seorang Pejuang Indonesia: Setelah Bapakku Ditembak Belanda Hatiku Marah

Sebuah kisah Ngatimin Citro Wiyono seorang pejuang Indonesia, yang bertugas memata-matai Belanda.

Instagram @Photolawasofficial
Seorang pejuang ditawan oleh kompeni Belanda 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah kisah Ngatimin Citro Wiyono seorang pejuang Indonesia, yang bertugas memata-matai Belanda.

Diketahui, kisah hidup Ngatimin Citro Wiyono di jaman penjajahan Belanda terbilang miris, karena ayah Ngatimin ditembak mati Belanda.

Berikut kisah Ngatimin pejuang Indonesia yang bertugas memata-matai tentara Belanda.

Ingatan ayahnya ditembak mati tentara Belanda saat menggandeng dirinya dan sang adik masih terekam jelas dalam ingatannya.

Dalam KLB Partai Gerindra Presiden Joko Widodo Yakinkan Indonesia Bangsa Pejuang

Ini Daftar Nama Anggota dan Sejarah Paskibraka Hingga Nama Para Komandan Upacara Kemerdekaan RI

Rayakan HUT ke-75 RI, Petugas TPU Karet Bivak Gendong Bendera Sambil Bersihkan Makam

Mereka saat itu tengah berlari di jalanan kampung halamannya, Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar untuk mencari tempat persembunyian.

Pasalnya, ayahnya tengah diburu tentara dan antek Belanda karena dianggap pejuang.

Ayahnya langsung tersungkur dan meninggalkannya dan sang adik sendirian di tengah jalanan kampung.

Begitulah memoar kematian sang ayah yang masih terpatri dalam ingatan Ngatimin Citro Wiyono (87), seorang pejuang.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved