Virus Corona

China Berikan Hak Paten Ad5-nCOV, Vaksin Covid-19 Pertama Buatan CanSino Biologics Inc

CanSino Biologics Inc mengantongi persetujuan hak paten dari Beijing untuk calon vaksin Covid-19 buatannya Ad5-nCOV, seperti dilansir media.

dailymail
Ilmuwan China mengklaim telah berhasil mengembangkan Vaksin Virus Corona setelah dalam uji coba ke manusia, 90 persen partisipan memberikan respon antibodi yang baik. Vaksin diproduksi Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, China, dan produknya diberi nama CoronaVac. Vaksin ini menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang baik. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 130 upaya global untuk mengembangkan vaksin melawan COVID-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEIJING - Spesialis vaksin China CanSino Biologics Inc mengantongi persetujuan hak paten dari Beijing untuk calon vaksin Covid-19 buatannya Ad5-nCOV, seperti dilansir media, yang mengutip dokumen regulator negara tersebut.

Ini menjadi hak paten vaksin Covid-19 pertama yang dikeluarkan oleh China, demikian laporan surat kabar pemerintah People's Daily pada Sabtu.

Surat kabar itu mengutip dokumen yang dirilis oleh Badan Kekayaan Intelektual Nasional China, yang menyebutkan bahwa hak paten dikeluarkan pada 1 Agustus.

Arab Saudi pada Agustus ini mengatakan, pihaknya berencana memulai uji klinis Tahap III vaksin buatan CanSino.

Pihak CanSino juga mengaku sedang dalam pembicaraan dengan Rusia, Brazil dan Chile untuk meluncurkan uji klinis Tahap III di negara-negara tersebut.

 Polisi Dalami Dugaan Motif Persaingan Bisnis di Balik Penembakan di Kelapa Gading

 Ada Saksi Lihat Pelaku di Lokasi Sebelum Peristiwa Penembakan di Kelapa Gading

Saham CanSino yang terdaftar di Bursa Hong Kong melonjak sekitar 14 persen pada perdagangan Senin pagi.

Sementara saham Shanghai naik 6,6 pada penutupan siang.

Vaksin Covid-19 CanSino tunjukan respons imun dalam uji klinis manusia

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc dan unit riset militer China terbukti aman dan menghasilkan respons imun di sebagian besar penerimanya, menurut para peneliti, Senin (21/7/2020).

Calon vaksin CanSino, Ad5-nCOV, merupakan satu dari segelintir vaksin yang memberikan harapan dalam uji klinis pada manusia.

 Wakil Ketua KPK Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi Buntut Keributan di Maskapai Garuda

Vaksin tersebut juga bersiap untuk uji coba tahap akhir, bersama dengan proyek yang melibatkan Moderna Inc, BioNTech SE dan Inovio Pharmaceuticals Inc.

Sementara vaksin CanSino belum memulai uji klinis tahap akhir dengan skala besar untuk menilai seberapa efektif mencegah orang terinfeksi, pihaknya mendapat lampu hijau untuk penggunaan di kalangan militer China.

Hasil dari studi tahap menengah, yang dipublikasi di jurnal medis Lancet, mendukung pengujian calon vaksin pada uji coba yang lebih besar, menurut penulis studi.

Calon vaksin menggunakan virus yang disebut adenovirus untuk membawa materi genetik dari protein virus corona baru ke dalam tubuh manusia, sebuah metode yang juga digunakan oleh para peneliti di Universitas Oxford dan AstraZeneca untuk calon vaksin mereka.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved