Kebakaran
Puluhan Rumah Bedeng Terbakar di Duren Sawit, Belasan Armada Damkar Diterjunkan
Puluhan rumah bedeng terbakar di Jalan Rawa Bahagia RT 04 RW 07, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: PanjiBaskhara
WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Hari ini, puluhan rumah bedeng terbakar di Duren Sawit, pada Minggu (16/8/2020).
Puluhan rumah bedeng terbakar di Jalan Rawa Bahagia RT 04 RW 07, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur tersebut, terjadi sekitar 17.26 WIB.
Kejadian rumah bedeng terbakar di Pondok Kopi dijelaskan Kasiops Suku Dinas Penanggulangan, Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.
"Kami menerima informasi ada kebakaran di dekat TPU Pondok Kelapa, objeknya puluhan rumah bedeng," kata Gatot saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2020).
• VIDEO: Warga Korban Kebakaran Duri Selatan Sebut Api Merembet Seperti Disembur Naga
• VIDEO: Lurah Duri Selatan Tambora Sebut Kebakaran Besar Akibat Kompor Gas Rumah Warga
• VIDEO: Gulkarmat DKI Kembali Semprot Sisa Kebakaran di Duri Selatan
Api begitu cepat merambat membakar rumah-rumah semi permanen tersebut.
Pihaknya mengerahkan sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran.
"Kami turunkan 15 armada dan 75 personel ke lokasi," ungkapnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.
Kebakaran Duri Selatan Sebut Api Merembet Seperti Disembur Naga
Warga menyaksikan bagaimana api kebakaran di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat menyambar Pasar Pos Duri.
Seperti semburan naga, api menyambar pohon besar yang terletak di seberang sungai.
Hal itu diungkapkan seorang warga yang menjadi korban kebakaran Sri Lestari.
Sri mengatakan awalnya para warga tidak mengetahui bahwa sebuah rumah yag terletak di Jalan Duri Utara terbakar.
Tiba-tiba saja anak-anak berlari masuk ke dalam gang dan berteriak kebakaran.
"Awalnya saya pikir hanya bercanda saja. Namun ternyata benar saja semua warga yang tinggal di depan sudah lari ke dalam gang semua"
"karena api sudah menutup jalan depan," jelas Sri ditemui Rabu (12/8/2020).
Sri mengaku melihat api menyambar kios pasar yang terletak di seberang sungai.
Saat itu api yang sudah menjalar ke rumah warga menjalar juga ke sebuah pohon besar yang terletak di depan pasar.
Ranting pohon itu memang rindang hingga mencapai seberang sungai di pemukiman warga.
Sehingga ketika api membara, seluruh ranting pohon terbakar dan mengenai atap kios pasar.
Akibatnya seluruh kios di pinggir pasar yang berhadapan dengan pemukiman warga terbakar.
"Jadi apinya melewati sungai ini karena menyambar ke pohon seperti naga.
Lalu dari pohon menyambar ke atap kios pasar," kata warga RT 2 RW 5 itu.
Pantauan Wartakotalive.com Rabu siang para petugas sibuk memotong ranting pohon besar yang sudah gosong karena terbakar.
Hampir seluruh daun di pohon besar itu terbakar. Namun kayu pohon terlihat masih berdiri kokoh.
Lurah Duri Selatan M Ghufri Fatchani menjelaskan bahwa 35 sampai 50 kios pasar terdampak kebakaran.
"Kami belum hitung pasti. Namun sekira 35 sampai 50 kios terbakar," jelas Ghufri.
Diberitakan sebelumnya pemukiman padat di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat terbakar Selasa (11/8/2020) pukul 20.05 WIB.
Api baru padam delapan jam kemudian yakni Rabu (12/8/2020) pukul 04.10 WIB.
Fakta Terbaru Penyebab Kebakaran Tambora
Fakta baru penyebab kebakaran di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat terungkap.
Ternyata bukan karena korsleting listrik, kebakaran diduga karena kompor gas.
Hal itu diungkapkan Lurah Duri Selatan M Ghufri Fatchani.
Fakta itu kata Ghufri didapat dari saksi mata terpercaya.
"Dari saksi dipercaya kompor di rumah warga keluarkan api kemudian sambar gas"
"Memang awalnya rumor listrik tapi ternyata bukan, jadi dari kompor," ujar Ghufri ditemui di lokasi kebakaran Rabu (12/8/2020).
Akibat kebakaran itu, 113 rumah ikut terdampak kebakaran pada Selasa (11/8/2020) malam.
Permukiman itu berada di RT1, RT2, dan RT3 RW5, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat.
Sementara itu RT 10 yang merupakan kawasan Pasar Pos Duri ikut terdampak kebakaran.
"Sekira 35 sampai 50 kios dari total 250 kios di pasar itu ikut terdampak kebakaran," jelasnya.
Saat ini terhitung ada 685 jiwa dari 250 kepala keluarga mengungsi akibat kebakaran tersebut.
Sejumlah bantuan baik dari BPBD DKI Jakarta dan Sudin Sosial Jakarta Barat sudah didistribusikan sejak Rabu dini hari.
Dua posko tenda pengungsian juga sudah didirikan dekat Kantor Kelurahan Duri Selatan.
"Tadi pagi 900 bungkus makanan siap saji sudah dikirim oleh Baznas,"jelas Ghufri.
Rencananya sebuah dapur umum juga akan didirikan di kantor kelurahan.
Diberitakan sebelumnya pemukiman padat di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat terbakar Selasa (11/8/2020) pukul 20.05 WIB.
Api baru padam delapan jam kemudian yakni Rabu (12/8/2020) pukul 04.10 WIB.
Kebakaran Landa Kawasan Padat di Tambora
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2020) malam.
Sebanyak 100 awak pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar kawasan padat penduduk di Jalan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Selasa malam
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan, titik kenal kebakaran tersebut berada di depan kawasan Stasiun Duri.
"Pengerahan akhir, 20 unit mobil pemadam, 100 personel," ujar Eko di Jakarta.
Eko mengatakan pihaknya menerima infirmasi kebakaran sejak pukul 20.06 WIB. Kemudian mengerahkan tujuh unit pemadam dengan 45 personel.
Namun si jago merah semakin membesar, sehingga empat menit kemudian Damkar Jakarta Barat mengerahkan bantuan tambahan pemadam.
Kawasan rumah padat penduduk tersebut hingga kini masih dalam proses pemadaman api.
"Situasi merah, proses pemadaman," ujar Eko.
Belum diketahui penyebab asal kebakaran dan berapa besar warga yang terdampak dari kebakaran tersebut.
Sementara dalam video vkebakaran kawasan itu di Instagram @jakarta.terkini, tampak warga berlalu lalang menghindar dari bangunan tempat tinggal yang terbakar.
Selain itu, tampak tiang listrik yang roboh dan menimpa bangunan lainnya.
Warga terdampak kebakaran juga berusaha menghindari kabel listrik dan ledakan dari kebakaran.
458 Warga Tambora Mengungsi dan Butuh Pakaian Layak Pakai
Total ada 458 warga yang mengungsi di dua tenda posko pengungsian kebakaran di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat.
Para warga membutuhkan peralatan bayi dan pakaian layak pakai untuk mengganti baju.
Dua tenda biru terlihat sudah didirikan di Jalan Duri Selatan 8 di RT3 RW5 Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat.
Kedua posko itu sudah didirikan Rabu (12/8/2020) pukul 03.00 WIB.
Ketua Posko Utama Reza Imannudin mengatakan, pihaknya sudah menerima beberapa bantuan dari Sudin Sosial Jakarta Barat, Baznaz DKI dan BPBD DKI Jakarta.
Bantuan yang sudah diterima ialah masker, makanan siap saji, dan makanan ringan serta obat-obatan.
"Tapi karena banyak anak kecil juga saat ini kami membutuhkan pampers," jelas Reza ditemui Rabu siang.
Mereka juga membutuhkan peralatan mandi dan pakaian layak pakai.
Reza berharap pakaian ganti yang diberikan benar-benar pakaian yang masih layak untuk dipakai.
Pantauan Wartakotalive.com tiga toilet portabel sudah dipasang di dekat tenda pengungsian.
Kiriman air bersih juga tengah didistribusikan.
Saat ini kata Reza sebagian warga terdampak kebakaran memilih mengungsi di rumah keluarga.
Sementara 458 warga memilih tinggal di posko pengungsian.
Ada 16 lansia dan 59 balita yang ditampung di posko tersebut.
Sementara itu salah satu pengungsi Juriyati (32) berharap pemerintah juga memberikan alat tulis dan seragam untuk anaknya yang masih sekolah dasar.
Hal itu lantaran seluruh buku, seragam, dan peralatan tulis anaknya ludes dilahap api.
"Handphone buat belajar anak saya selamat tapi chargernya terbakar," ungkap warga RT 2 RW 5 itu.
Saat ini Juriyati mengaku sudah diizinkan oleh pihak sekolah agar anaknya tidak ikuti pelajaran online selama pemulihan pascakebakaran.
Namun ia tidak tahu sampai kapan anaknya bisa kembali bersekolah karena seluruh buku dan peralatan tulisnya ludes.
Diberitakan sebelumnya pemukiman padat di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat terbakar Selasa (11/8/2020) pukul 20.05 WIB.
Api baru padam delapan jam kemudian yakni Rabu (12/8/2020) pukul 04.10 WIB. (ABS/M24/Wartakotalive.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rumah-bedeng-terbakar-di-jalan-rawa-bahagia-rt-04-rw-07.jpg)