Berita Internasional
Uni Emirat Arab (UEA) Sepakat dengan Israel Jalin Hubungan Diplomatik
Uni Emirat Arab (UEA) akan menjadi negara Arab ketiga yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, setelah Yordania dan Mesir
Penulis: |
Wartakotalive, Jakarta - Uni Emirat Arab (UEA) akan menjadi negara Arab ketiga yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengabarkan bahwa kedua negara sepakat menjalin hubungan baik.
Dua negara di kawasan Arab yang sudah lebih dulu menjalin hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir dan Yordania.
Kedua negara ini berbatasan langsung dengan Israel, sedangkan UEA berada jauh dari Israel, terpisahkan oleh daratan luas Arab Saudi.
Hubungan diplomatik antardua negara merupakan tanda bahwa kedua negara bersepakat menjalin hubungan damai, yang diwujudkan dalam penempatan duta besar secara silang, serta hubungan dalam berbagai bidang yang saling menguntungkan.
Kabar tersebut diumumkan Trump Kamis waktu Washington, atau Jumat dini hari waktu Indonesia, 14 Agustus 2020.
Trump mengungkapkan, kesepakatan kedua negara dicapai setelah ia melakukan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan putra mahkota sekaligus wakil panglima tertinggi Angkatan Bersenjata UEA Mohammed bin Zayed (MBZ).
Melalui Tweeter Trump mengunggah pernyataan bersama dia dengan petinggi dua negara tersebut.
"Ini sungguh-sungguh peristiwa bersejarah," tulis Trump.
Setelah itu, MBZ pun mengeluarkan pernyataan melalui Tweeter.
Ia mengungkapkan, dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Trump dan PM Benjamin Netanyahu, telah tercapai kesepakatan untuk menghentikan upaya pencaplokan lebih jauh wilayah Arab oleh Israel.
UAE dan Israel, tulis MBZ, juga sepakat untuk bekerja sama dan membuat rencana untuk membangun hubungan bilateral.
PM Benjamin Netanyahu pun menyahut.
"Hari ini era baru dimulai dalam hubungan antara Israel dengan dunia Arab," begitu kata Netanyahu saat mengumumkan kabar tersebut melalui televisi, yang dikutip aljazeera.com.
Ia juga memuji Presiden Trump yang telah mengupayakan kesepakatan tersebut.
Dalam keterangan lebih lanjut, Trump menyatakan bahwa kesepakatan formal pembukaan hubungan diplomatik Israel-UEA akan diteken paling telat tiga minggu mendatang.
Ia menjanjikan Pangeran MBZ dan PM Benyamin Netanyahu akan meresmikan hubungan tersebut di kantornya, Gedung Putih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mbz-dan-benjamin-netanyahu.jpg)