Jumat, 15 Mei 2026

Pilkada Serentak

Hasil Coklit Sementara, Data Pemilih Pilkada Depok Sudah 97 Persen

Diketahui bahwa PPK Kecamatan yang tercepat dari 11 PPK di Kota Depok dalam coklit data pemilih di Kecamatan Sukmajaya.

Tayang:
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, mengunjungi kantor PPK Sukmajaya, Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terus menggenjot Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Depok untuk segera merampungkan data pemilih hasil pencocokan dan penelitian (coklit).

Untuk mengetahui data sementara coklit Ketua KPU Kota Depok mengunjungi panitia pemilih tingkat kecamatan.

Salah satunya PPK yang dikunjungi adalah PPK Sukmajaya, Depok. 

Mantan Suami Beberkan Jenita Janet Tunda Punya Anak selama Sembilan Tahun cuma Demi Karier

Maju Pilkada Depok 2020, Imam Budi Hartono Mundur dari DPRD Jabar, Ini Sosok Pengganti IBH

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, mengunjungi PPK Sukmajaya, karena telah menyelesaikan tugasnya.

Diketahui bahwa PPK Kecamatan yang tercepat dari 11 PPK di Kota Depok dalam coklit data pemilih di Kecamatan Sukmajaya.

"Saya dapat laporan PPK Sukmajaya yang tercepat dalam coklit. Makanya kami kunjungi kantor PPK Sukmajaya," kata Nana Sobarna, Rabu (12/8/2020).

Nana menjelaskan, hasil coklit sementara yang sudah masuk ke KPU Kota Depok mencapai 97 persen.

Artinya dari data pemilih di 535 tempat pemungutan suara (TPS) sudah rampung 521 TPS.

"PPK yang sudah menjalankan tugasnya akan mendapatkan honornya. PPK Sukmajaya itu tercepat dan juga paling rapi penyusunan datanya," tandas Nana.

Nana meminta kepada petugas PPK untuk memeriksa kembali data pemilih hasil coklit. Tujuannya agar data valid dan akurat saat ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) pada Oktober 2020.

Bila data pemilih valid dan akurat, maka target partisipasi pemilih 77,5 persen dalam Pilkada Depok 2020 tercapai.

Sementara itu, Ketua PPK Sukmajaya, Heri Darmawan, menyatakan bahwa keberhasilan PPK Sukmajaya mampu menyelesaikan coklit lantaran langsung terjun ke lapangan saat petugas panitia pemungutan suara (TPS) menghadapi kendala.

Pernah Lampaui Rekor Sendiri Saat latihan, Aries Susanti Yakin Masih Ada yang Bisa Pecahkan Rekornya

Ternyata Bukan Ronaldo yang Ingin Hengkang dari Juventus, Sebaliknya Juve yang Ingin Melepas CR7

Kendala yang dihadapi di lapangan saat coklit adalah tidak adanya warga di rumah saat petugas PPS datang. 

Untuk menyelesaikannya maka PPK dan PPS langsung datang ke rumah warga tersebut.

"Biasanya hari kerja itu mereka tidak ada. Sabtu dan Minggu ada juga yang pergi. Kami datangi ke rumah itu saat ada di rumah," ujar Heri.

Heri menambahkan bahwa untuk warga yang sudah pindah tempat tinggal dan meninggal otomatis dicoret dari daftar pemilih.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved