Breaking News:

Pilkada Tangsel

Benyamin Davnie Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Pilkada Tangsel dari Polistik SARA

Benyamin Davnie Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Pilkada Tangsel dari Polistik SARA. Sebab Tangsel diungkapkannya Merupakan Kota Multikultural

Warta Kota/Rizki Amana
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie saat ditemui di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Senin (29/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digelar pada 9 Desember 2020 semakin dekat, beragam persiapan tengah dilakukan paera kandidat sekaligus penyelenggara saat ini.

Demi menjaga kelancaran, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meminta agar setiap elemen masyarakat dapat menjaga pesta demokrasi dari isu-isu yang dapat memecah belah antar kubu.

Pria yang akrab disapa Ben ini menegaskan bila Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mengecam akan adanya politik suku, agama, ras, dan antar golongan dalam Pilkada Tangsel.

Ia menegaskan bahwa Kota Tangsel merupakan wilayah yang multikultural, agama.

Kota Tangsel pun dijelaskannya merupakan wilayah urban yang terbuka dengan siapapun.

"Tidak ada tempat bagi penganut sara di Tangsel, kegiatan politik semacam itu justru justru mencederai nilai-nilai toleransi yang kita anut bersama," kata Benyamin saat dikonfirmasi pada Kamis (13/8/2020).

Kendati terdapat perbedaan dalam pilihan, Ben meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga silaturahmi.

Tujuannya agar tidak ada perilaku yang mencederai nilai demokrasi dengan aksi intoleransi selama Pilkada Tangsel digelar.

"Saya sangat tidak bersimpati dengan diksi dan gaya bahasa Sara dalam aktifitas politik, karena itu mengganggu dan menjadi parasit dalam kehidupan berbangsa bernegara," ujarnya.

BNN Ungkap Peredaran Ganja Asal Aceh, Dua Kurir Diamankan Berikut Barang Bukti 400 Kilogram Ganja

Ben menuturkan dalam menghindari politik SARA pada perhelatan pemilihan kepala daerah ini, Pemkot Tangsel bakal mengajak seluruh elemen masyarakat ikut andil dalam menjaga kerhamonisan saat Pilkada serentak berlangsung.

Bahkan, Pemkot Tangsel bakal bekerja sama dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta KPU dan Bawaslu untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat supaya menghindari gaya politik SARA.

Sejak Mengaum di Industri Musik Dangdut pada 2004, Baru Sekarang Ada Personel Trio Macan dari Sunda

"Konstitusi kita mencatat, kita punya kesempatan yang sama dalam hal dipilih dan memilih. Jauhkan politik SARA dari pikiran kita dan perbuatan kita, rajut kebersamaan dalam Bhineka Tunggal Ika, kita pastinya akan melibatkan ornamen masyarakat baik Forkopimda, lembaga penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu untuk bersama-sama menangkal politik Sara" pungkasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved