Breaking News:

Ganjil Genap Jakarta

Wacana Ganjil Genap 24 Jam di Jakarta, Dirlantas Polda Metro Mengaku Belum Dapat Informasi Resmi

Wacana Ganjil-Genap 24 Jam Di Jakarta, Dirlantas PMJ Mengaku Belum Dapat Informasi Resmi. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Guna menekan pertambahan angka penderita Covid-19 di Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mewacanakan pemberlakuan kebijakan ganjil genap selama 24 jam.

Meski begitu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Dirlantas PMJ) Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan belum mendapatkan informasi secara mendetail mengenai wacana kebijakan tersebut.

"Terkait dengan isu atau wacana gage 24 jam dan di seluruh ruas jalan, bahwa sampai saat ini kami dari Ditlantas Polda Metro Jaya belum mendapatkan informasi yang secukupnya terkait dengan kebijakan tersebut," kata Sambodo saat ditemui di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2020).

Ditambahkan Sambodo bahwa pihaknya belum diajak untuk berkomunikasi dengan para pemangku kebijakan atas wacana tersebut.

Respons Budaya Ngopi, OYO Indonesia Luncurkan Gerai Kopi Cinta, Investasi Awal Rp 3 Juta untuk Mitra

"Kami belum bisa memberi komentari lebih dalam, karena kami belum baca detailnya seperti apa," ujarnya.

Di sisi lain, dalam pelaksanaan ganjil genap selama dua hari ini, terjadi penurunan jumlah pelanggar sebanyak 20 persen. Pasalnya, di hari pertama pihaknya menindak sebanyak 1.062 pelanggaran, baik yang ditilang melalui kamera elektronik, maupun dilaksanakan secara manual.

"Sedangkan hari kedua, menjadi 847 pelanggar, jadi berkurang 20 persen dari sebelumnya," terang Sambodo.

Dengan angka yang didapat itu, Sambodo berharap terus terjadi penurunan dalam setiap harinya, agar masyarakat beralih ke angkutan umum guna mengurangi beban lalu lintas dari banyaknya kendaraan pribadi.

"Dengan beralihnya masyarakat ke angkutan umum, beban lalulintas yang ada di DKI semakin berkurang," ucapnya.

Liga Champions Atalanta Vs Paris Saint-Germain, BungTowel: PSG Unggul Kualitas dari Atlanta

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mewacanakan untuk memberlakukan kebijakan ganjil-genap selama 24 jam sebagai antisipasi penularan wabah Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan di Jakarta.

Syafrin mengatakan, penerapan ganjil genap sepanjang hari bisa saja dilakukan dengan mengacu pada Pergub 51 Tahun 2020 mengenai Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

"Ya, jika dalam pelaksanaan ganjil genap saat ini ternyata masih kurang efektif menekan mobilitas warga dan tertib menaati protokol kesehatan, tentu kita akan lakukan kajian komprehensif dan tak menutup opsi seperti ganjil genap 24 jam di seluruh jalan diterapkan," ujarnya.

Hal yang mendasari wacana tersebut tak lain dikarenakan ia menilai bahwa kebjikan ganjil-genap yang selama ini diberlakukan kurang efektif untuk mengurangi aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Jerinx SID Kooperatif Saat Diamankan Pihak Kepolisian Polda Bali

"Perlu saya ingatkan, ganjil genap yang diterapkan saat ini bukan dalam tataran memindahkan pergerakan orang dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, tapi sebagai instrumen pengendalian pergerakan orang di tengah pandemi," katanya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved