Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Ahmad Riza Patria Sebut Tingkat Kematian Warga Jakarta Akibat Covid-19 Lebih Rendah dari Nasional

Tingginya penyebaran Covid-19 di Jakarta karena pemerintah daerah menggiatkan pengetesan Covid-19 memakai alat PCR

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakart, Ahmad Riza Patria, mengungkapkan, kasus Covid-19 terus bertambah di Ibu Kota.

Meski demikian, tingkat kematian atau case fatality rate di Ibu Kota berada di bawah tingkat nasional yang mencapai 4,5 persen.

“Kami lihat kasus virusnya masih ada, memang belum baik namun tidak juga parah. Jakarta tingkat kematian 3,7 persen (953 orang yang meninggal dunia), dan angka ini lebih baik malah dibandingkan nasional dan provinsi lain,” ujar pria yang akrab disapa Ariza ini pada Rabu (12/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Ariza juga meluruskan kabar mengenai Jakarta masuk sebagai zona hitam Covid-19. Zona hitam dianggap paling parah dibanding zona merah.

Politikus dari Partai Gerindra ini memandang, tingginya penyebaran Covid-19 di Jakarta karena pemerintah daerah menggiatkan pengetesan Covid-19 memakai alat PCR.

Orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun tak bergejala, diminta mengisolasi diri untuk menghindari penularan kepada yang lain.

Ironi Italia di Liga Champions: Diwakili oleh Tim Anak Bawang

August Hamonangan Desak Anies Baswedan Berlakukan Denda Progresif bagi Pelanggar PSBB

Pemeriksaan melalui alat PCR ini ditujukan bagi orang yang pernah berkontak fisik dengan pasien Covid-19, maupun berada di zona merah Covid-19.

“Tes kami kan banyak luar biasa, per hari 5.000-10.000 orang,” kata Ariza.

“Justru baik memperbanyak testing, supaya kami bisa menyelesaikan masalah. Kami identifikasi masalah, solusinya dengan testing sehingga angkanya (tinggi) tentu kelihatan,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, tingkat kesembuhan warga DKI Jakarta dari Covid-19 sampai Selasa (11/8/2020) kemarin mencapai 16.927 orang atau 63,5 persen.

Sementara secara keseluruhan, total yang terpapar Covid-19 mencapai 26.664 orang. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved