Ganjil Genap Jakarta

Wacana Penerapan Ganjil Genap 24 Jam, Polda Metro Jaya Tunggu Hasil Kajian

"Soal ganjil genap 24 jam, kami masih tunggu kajiannya. Kalau pendapat, lebih tepat ditanya ke yang mewacanakan," kata Sambodo

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran HI Jakarta, Minggu (2/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengaku pihaknya masih menunggu hasil kajian yang tengah dilakukan Pemprov DKI terkait wacana penerapan aturan pembatasan kendaraan ganjil genap berlaku selama sehari penuh atau 24 jam, tanpa ada skema pembagian waktu seperti saat ini.

"Soal ganjil genap 24 jam, kami masih tunggu kajiannya. Kalau pendapat, lebih tepat ditanya ke yang mewacanakan," kata Sambodo, Selasa (11/8/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan ada kemungkinan kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor polisi atau ganjil dan genap, bisa berlaku seharian atau 24 jam, tanpa adanya skema pembagian waktu seperti saat ini.

1.026 Pelanggar Ditilang

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan pada hari pertama dimulainya penerapan tilang untuk aturan ganjil genap, Senin (10/8/2020), pihaknya mencatat ada 1.062 pelanggar yang ditilang.

"Jumlah pelanggaran pada hari pertama penerapan tilang ganjil genap, terdapat 1.062 penindakan tilang.

"RInciannya 619 tilang manual dan 443 tilang ETLE," kata Fahri, Selasa (11/8/2020).

Ia menjelaskan aturan ganjil genap diberlakukan di 25 ruas jalan Ibu Kota. Dari 25 ruas jalan itu, ada 13 kawasan yang menerapkan tilang elektronik atau terpantau kamera ETLE.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved