Breaking News:

Berita Jakarta

Video Viral, Tawuran Sambil Berenang di Pinggir Laut Kalibaru Jakut, Warga: Sudah Sering Terjadi

Seorang nelayan, Firman mengatakan bahwa aksi tawuran antar kelompok remaja sembari berenang tersebut selama ini sudah sering terjadi.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Lokasi kelompok remaja yang tawuran sambil berenang di pinggir laut di pesisir Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara viral di media sosial. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Video memperlihatkan sekelompok remaja melakukan tawuran sambil berenang di pinggir laut pesisir Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara mendadak viral di media sosial.

Video itu diunggah akun Instagram @jakut.info pada Senin (10/8/2020) lalu.

Terlihat di video tersebut sejumlah remaja saling serang dengan membawa alat untuk memukul sembari berenang di laut.

Seorang nelayan, Firman mengatakan bahwa aksi tawuran antar kelompok remaja sembari berenang tersebut selama ini sudah sering terjadi.

 Awan Mirip Tsunami Bikin Heboh Warga di Aceh, ini Penjelasan BMKG

 Status Gunung Sinabung masih Siaga, Erupsi masih bisa Terjadi Sewaktu-waktu, Ini Imbauan dari PVMBG

 

"Sering terjadi baru-baru ini, setiap hari. Yang di laut iya, setiap hari," kata Firman, Selasa (11/8/2020).

Warga RT 13/RW 04 Kalibaru itu mengatakan tawuran terjadi antar dua kelompok remaja yang saling berseberangan. Mereka melompat dari daratan di RW 01 dan RW 04 Kalibaru menuju ke laut.

"Ini ada dua kelompok, di laut sambil berenang. Kalo di darat timpa-timpaan," ucap Firman.

Akibat tawuran antar kelompok remaja tersebut, sejumlah kapal nelayan mengalami kerusakan karena terkena batu-batu yang dilempar oleh kedua belah pihak

"Tawurannya ngeri lah, padahal anak kecil yang tawuran. Kalau mau lewat saya sering ketimpa batu. Perahu juga pecah kacanya ketimpa batu," ucap Firman.

 Pemerintah akan Beri Subsidi Rp 2,4 Juta untuk 15,7 Juta Karyawan Swasta, ini Syaratnya

 Jaksa Agung Ancam Perkarakan Anak Buahnya jika Pidanakan Orang yang Ambil Kayu Sebatang

Sementara itu Kapolsek Cilincing, Kompol Imam TB mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan adanya aktifitas yang meresahkan masyarakat tersebut.

"Sudah di cek oleh anggota dan kejadiannya juga cepat sehingga langsung sepi. Dan ini akan masih kami selidiki supaya tidak terjadi kembali," Ucap imam. (jhs)

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved