Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Antisipasi Penumpukan Penumpang di Tanah Abang, PT KCI Lakukan Penyekatan

Setiap calon penumpang yang akan menaiki kereta dilakukan pembatasan, sesuai rute tujuan mereka seperti halnya penumpang yang akan ke peron 5 dan 6

warta kota
sejumlah calon penumpang kereta api di Staisun Tanah Abang mengantre karena ada penyekatan penumpang untuk masuk ke area peron Staisun Tanah Abang 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAHABANG- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membuat penyekatan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di Stasiun Tanah Abang ketika jam sibuk.

Penyekatan sebelumnya juga dilakukan di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Stasiun Tanah Abang, pada Senin (10/8) hanya saja hari ini kembali ditutup karena sempat terjadi penumpukan di area jembatan.

Pantauan wartakotalive.com saat jam sibuk, cukup terjadi antrean penumpang di Stasiun Tanah Abang yang akan masuk Staisun unyuk menuju peron, sebelum menaiki kereta tujuan mereka.

Setiap calon penumpang yang akan menaiki kereta dilakukan pembatasan, sesuai rute tujuan mereka seperti halnya penumpang yang akan ke peron 5 dan 6 arah Serpong Tanggerang serta peron 3 dan 2 arah Manggarai dan Stasiun Duri.

Beberapa petugas, baik dari KAI dan TNI Polri pun juga turut diperbantukan untuk membantu calon penumpang kereta untuk mengatur barisan dan menjaga jarak.

Vice President Corporate Communication KCI Anne Purba ditemui di lokasi mengatakan jika penyekatan ini baru diterapkan mulai hari ini untuk mengantisipasi kepadatan di Stasiun Tanah Abang.

"Jadi ini yang kita lakukan ya teman-teman, 100 persen kalo dibilang berhasil belum. Karena ini masih hari pertama melakukan kebijakan ini demi mengalirnya penumpang lebih cepat," kata Anne Purba di Stasiun Tanah Abang, Selasa (11/8/2020).

Anne mengatakan jika dalam penyekatan ini pihaknya membagi jalur penumpang khususnya untuk ke arah Bogor dan Rangkasbitung dibedakan antriannya sehingga para penumpang arah Bogor lebih cepat masuk ke peron.

Dalam penyekatan ini setidaknya dibatasi 300 penumpang di area peron, sehingga calon penumpang tidak menumpuk di area peron maupun di dalam rangkaian kereta api.

"Kita juga lakukan penyekatan diatas, kalo kemarin itu ada dua pintu sehingga kemarin itu seperti crowded, sehingga hari ini kami buat hanya satu pintu sehingga kita bisa mengatur pembatasan KRL lebih baik," katanya.

Anne mengaku jika penumpukan penumpang ini bukan berdasarkan kebijkan ganjil genap. Sebab saat ganjil genap kenaikan hanya 35 persen.

"Kalo dari sisi pertumbuhan itu tidak banyak terutama di hari Jumat dan Rabu itu sekitar 35 persen. Tidak ada melonjak yang signifikan," katanya.

Anne menyebut jika petugas yang diterjunkan untuk melakukan pengaturan penumpang di Stasiun Tanah Abang berjumlah 150 petugas gabungan KAI dan TNI Polri. Pembatasan penumpang yang masuk ke Staisun ini dikatakan Anne akan diterapkan selama massa pandemi. (JOS).

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved