Breaking News:

Berita Jakarta

Serahkan Tikus Putih, Ratusan Anggota Fakta Maluku Desak Kejagung Periksa Temuan BPKP Maluku

Ratusan Massa Fakta Maluku Desak Kejagung Periksa Timotius Kaidel terkait temuan BPKP atas kerugian negara dalam pembangunan jalan lintas Pulau Wokam

istimewa
Ratusan massa Forum Analisis Kajian dan Transparansi Anggaran (Fakta Maluku) menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (11/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ratusan anggota Forum Analisis Kajian dan Transparansi Anggaran (Fakta Maluku) menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (11/8/2020).

Aksi tersebut menyusul demonstrasi serupa yang digelar di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (10/8/2020).

Dalam aksinya, massa aksi mendesak Kejaksaan Agung dapat menindaklanjuti temuan audit Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) terkait kerugian negara dalam pembangunan jalan lintas Pulau Wokam di Kepulauan Aru, Maluku.

Hal tersebut lantang disampaikan Direktur Forum Analisis Kajian dan Transparansi Anggaran Rifqy Fajar dalam orasinya.

"Mendesak Kejaksaan Agung RI untuk menyurati dan memerintahkan Kejaksaan Tinggi Maluku untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya temuan dari BPKP," ungkap Rifqy Fajar di lokasi pada Selasa (11/8/2020).

Menangkan Pilkada Tangsel, Muhamad - Rahayu Jamin Warga Minoritas, Muhamad : Tangsel untuk Semua

Rifqy begitu ia disapa menjelaskan, bahwa persoalan tersebut berawal dari ketidaksesuaian dokumen dari PT Purna Dharma Perdana yang memberikan kekuasaan Timotius Kaidel selaku penanggung jawab.

"Kedua soal pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi dalam adendum kontrak kerja yang dilakukan Timotius Kaidel selaku penanggung jawab dalam pekerjaan proyek tersebut dengan fakta di lapangan," tegas dia.

Muhamad Minta Pendukung dan Kader PDIP-Gerindra Menangkan Pilkada Tangsel dengan Cara Elok

Lunturkan Politik Identitas, PDIP dan Gerindra Dukung Muhamad-Rahayu Dalam Pilkada Tangsel 2020

Hal lainnya adalah adanya dugaan pembiaran yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di lingkup kejaksaan Tinggi Maluku yang membiarkan laporan temuan BPKP terkait adanya merugikan negara sebesar Rp 11 miliar.

"Jika Kejaksaan Agung dan KPK RI tidak cukup merespon secara cepat dan sigap maka ada kemungkinan kerugian yang negara dalam proyek tersebut akan dipakai oleh Timotius Kaidel," tegasnya.

Resmi Maju di Pilkada Tangsel, Rahayu Saraswati Ungkap Prioritas Pembangunan di Kota Tangsel

Dengan demikian, lanjut dia, sudah seharusnya Kejaksaan Agung dapat segera memanggil dan memeriksa Timotius Kaidel selaku kontraktor.

"Karena dia yang bertanggungjawab atas proyek pembangunan jalan lintas pulau Wokam Kepulauan Aru Maluku," tandasnya.

Dalam aksi tersebut, sebagai simbol kekecewaan, Perwakilan dari Forum Analisis Kajian dan Transparansi Anggaran menyerahkan sejumlah tikus putih kepada petugas.

mereka juga memberikan surat laporan terkait dengan penyelewengan kepada perwakilan dari Kejaksaan Agung.

Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved