Breaking News:

Virus Corona

KPAI Awasi Langsung Rencana Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

KPAI Awasi Langsung Rencana Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Ketua Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pembukaan sekolah di zona hijau sebagaimana di atur dalam SKB 4 Menteri yang ditetapkan 15 Juni 2020 tentang panduan pembelajaran di masa pandemi covid 19, baru seumur jagung.

Sehingga publik belum mendapatkan evaluasi pembukaan sekolah di zona hijau sesuai ketentuan dalam SKB 4 Menteri tersebut.

Namun, pada Jumat (7/8) pemerintah menetapkan perluasan pembelajaran tatap muka untuk semua jenjang yang berada di zona hijau dan zona kuning.

Alasan perluasan pembelajaran tatap muka adalah atas desakan orangtua dan tidak efektifnya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Komisioner KPAI Kirimkan Surat Terbuka untuk Kritisi Mendikbud Nadiem Soal Sekolah Negeri

Atas hal itu Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan erluasan buka sekolah di zona kuning sangat disayangkan karena kasus covid 19 masih begitu tinggi di Indonesia.

"Kasus covid 19 juga terjadi di berbagai sekolah dan pondok pesantren yang membuka sekolah. Dari pengawasan KPAI tercatat ada 3 sekolah dan 5 pondok pesantren (Ponpes) yang terpapar corona," kata dia.

Yakni 51 santri positif covid 19 di Ponpes Gontor 2, Ponorogo, Jawa Timur; 5 guru Ponpes di Karawaci, Kota Tangerang, Banten; 35 santri Ponpes Sempon, Wonogiri, Jawa Tengah; 35 santri Ponpes di kecamatan Margoyoso, Pati, Jawa Tengah; 38 pembina dan 1 santri di Ponpes Parbek, Agam, Sumatera Barat; 1 guru dan 1 operator sekolah di Pariaman terinfeksi Covid 19.

Stok Darah di PMI Turun, Sandiga Uno Ajak Warga Donor Darah Jelang HUT RI ke-75

"Juga 1 siswa di Tegal terinfeksi covid 19 dari tamu yang menginap di rumahnya. Siswa tersebut sempat belajar tatap muka di kelasnya, Tegal termasuk zona hijau kala itu," kata Retno.

Lalu 1 guru SD di Lumajang yang sempat melakukan aktivitas guru sambang atau kunjungan sejak 28 Juli juga ternyata terinfeksi covid 19.

"Kemudian ada kasus baru di Kalimantan Barat, yaitu 8 guru dan 14 pelajar terinfeksi covid 19 dari hasil pemeriksaan rapid tes sebelum membuka sekolah," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved