Selasa, 28 April 2026

Gunung Sinabung Erupsi

Warga Desa dan Petugas Bersihkan Debu Abu Vulkanik Gunung Sinabung Setinggi 1 Cm

Kawanan Berastagi hingga Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo gelap ditutupi debu vulkanik.

TribunMedan.com/Maurits Pardosi
Debu vulkanik dari Gunung Sinabung menyelumuti Desa Namanteran pada Senin (10/8/2020) pada pukul 10.31 WIB 

WARTAKOTALIVE.COM, MEDAN - Erupsi Gunung Sinabung di Karo masih berlanjut pada hari ini, Senin (10/8/2020).

Kawanan Berastagi hingga Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo gelap ditutupi debu vulkanik.

Debu tersebut juga mengotori jalanan dan atap rumah warga.

Warga Desa Naman Teran Wanto Sembiring (49) menuturkan bahwa pada hari ini, Senin (10/8) sekitar pukul 10.30 WIB debu erupsi Gunung Sinabung

5 Kali Erupsi Tinggi Kolom Abu Mencapai 5 Km, ini Detik-detik Semburan Abu Vulkanik Gunung Sinabung

Setelah debu menyelimuti jalanan, warga desa bekerja sama dengan petugas langsung berupaya membersihkan debu tersebut yang tebalnya hampir satu centimeter.

"Warga desa kita, Desa Naman Teran, bersama pihak petugas sedang lakukan pembersihan debu jalanan akibat erupsi Gunung Sinabung yang barusan terjadi," ujar Wanto Sembiring saat dikonfirmasi pada Senin (10/8/2020).

Saat ini pihak pemerintah bersama TNI dan Polri tetap membersihkan jalanan yang telah diselimuti abu akibat erupsi yang baru saja terjadi.

FOLLOW US 

"Abu sedang dibersihkan, sejak abunya sudah turun, kita langsung ambil inisiatif untuk membersihkannya," lanjutnya.

Pembersihan debu tersebut sempat terhenti karena abu tipis erupsi Gunung Sinabung masih turun di sekitar Desa Naman tersebut.

"Masih sempat lagi turun lagi debu tipis, makanya kita hentikan sejenak," lanjutnya.

Bukan hanya pembersihan debu vulkanik di jalanan, pihak Puskesmas Desa Naman Teran juga membagikan masker bagi warga sekitar agar debu vulkanik tersebut tidak terhirup oleh warga.

"Pihak Puskesmas Desa Naman Teran juga bagi-bagi masker bagi masyarakat agar debunya tidak terhirup mereka, bisa berbahaya kan bagi paru-paru," ungkapnya.

"Kita tetap waspada dan saat ini, di tempat yang sama, kita tetap memantau aktivitas Gunung Sinabung," pungkasnya.

5 Kali Erupsi 

Telah terjadi sebanyak lima kali erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai 5 km.

Terakhir Abu vulkanik tersebut membumbung tinggi pada pukul 10.20 WIB.

Dilansir dari TribunMedan, data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Sinabung, pada erupsi ini Gunung Sinabung memuntahkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 5.000 meter.

Angka ini, sama dengan 7.460 di atas permukaan laut.

"Benar Sinabung baru saja erupsi, tinggi kolom abu mencapai 5000 meter di atas puncak," ujar pengamat Gunung Sinabung Armen Putra.

Dengan ketinggian kolom abu ini, terdata bahwa erupsi kali ini lebih besar lima kali lipat dari sebelumnya.

Saat ini, di beberapa grup pesan singkat sudah banyak beredar video yang memperlihatkan Gunung Sinabung sedang memuntahkan material vulkaniknya.

Dari beberapa video tersebut, ada yang terdengar jika dari dalam gunung seperti gemuruh.

Bahkan, ada juga sebuah foto yang memperlihatkan jika letusan kali ini terlihat hingga ke Kota Binjai.

Desa Naman Teran Gelap

Warga Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran, Wanto Sembiring (49) bertutur bahwa desanya gelap saat erupsi terjadi.

"Gelap sekali, serasa malam akibat debu, sampai saat ini lampu rumah tetap dinyalakan," ujar Wanto Sembiring saat dikonfirmasi pada Senin (10/8/2020).

Warga hingga saat ini memilih tinggal di rumah sambil menunggu debu vulkanik habis.

Dari penuturannya, erupsi kali ini lebih besar dari erupsi yang terjadi pada Sabtu (8/8/2020).

"Lebih besar dari yang pertama itu, pada Sabtu (8/8/2020), pokoknya desa kita saat erupsi terasa gelaplah," sambungnya.

Akibat erupsi, warga sekitar tidak berani keluar rumah, sebab debu sudah selimuti Desa Naman Teran.

"Karena erupsi itu, Desa kita ini sempat gelap dan warga tidak berani keluar rumah," sambungnya.
Dia juga menuturkan bahwa kondisi saat ini di desa Naman Teran masih terkendali.

"Kondisi masih aman, tetap terkendali. Para petugas masih tetap waspada dan tetap bersama dengan warga. Aman sampai saat ini," pungkasnya.

Warga berhamburan

Warga yang bermukim di sekitaran Gunung Sinabung berhamburan keluar rumah dan berlari ke tempat aman.

Pantauan Tribun Medan dari video amatir yang berhasil dihimpun, terlihat, warga berlarian keluar rumah.

Sesekali warga melihat ke belakang.

Di langit, terlihat gumpalan abu vulkanik yang dibawa angin bergerak perlahan menutupi wilayah sekitarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, tinggi kolom erupsi Gunung Sinabung mencapai lebih dari 5.000 meter dari puncak Gunung Sinabung atau lebih 7.460 meter dari atas pemukaan laut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pos Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Badan Geologi dan PVMBG, Armen Putra.

Dalam penjelasannya ia mengatakan, erupsi Gunung Sinabung menyebabkan kolom abu yang berwarna coklat gelap dan mengarah timur dan tenggara.

Untuk itu, Armen mengimbau kepada masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati atau memasuki zona merah Sinabung yang sudah direkomendasikan.

“Untuk warga yang terdampak abu vulkanik letusan Sinabung, kami imbau agar melindungi diri dengan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Hingga Senin, dari informasi yang berhasil didapat z tingkat kegempaan Gunung Sinabung masih terus meningkat dan berpotensi kembali terjadi erupsi susulan.

Hingga kini, status Gunung Sinabung masih Siaga Level III.

Trending Twitter

Meletusnya Gunung Sinabung kembali, trending di Twitter.

Para netizen yang berada di dekat lokasi banyak mengunggah foto-foto ataupun video saat erupsi gunung tersebut.

Berikut kumpulan foto dan video erupsi Gunung Sinabung yang beredar di Twitter.

(cr4/tribun-medan.com)

 Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Rekaman Detik-detik Gunung Sinabung Erupsi 5 Kali Lebih Besar dari Erupsi Sebelumnya
Penulis: Muhammad Nasrul

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul TERKINI Gunung Sinabung Erupsi, TNI dan Warga Desa Naman Teran Sibuk Bersihkan Debu di Jalanan, 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved