Breaking News:

Kebakaran

Musim Kemarau Tiba Sampah di TPA Cipayung Depok Terbakar

Dari balik gunungan sampah itu tampak kepulan asap yang membumbung tinggi di bagian dalam arah ke selatan dari pintu masuk utama TPA Cipayung.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok tengah berupaya memadamkan api di TPA Cipayung, Kota Depok, Senin (10/8/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Belum usai persoalan kapasitas yang telah melebihi beban, tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok justru kebakaran.

Dari balik gunungan sampah itu tampak kepulan asap yang membumbung tinggi di bagian dalam arah ke selatan dari pintu masuk utama TPA Cipayung pada Senin (10/8/2020) pukul 13.30 WIB.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok, Denny Romulo, menjelaskan, terbakarnya gunungan sampah di TPA Cipayung diduga, karena musim kemarau.

Shin Tae-yong Coret Belasan Pemain Timnas U-19, Penyerang Persija Sutan Zico Termasuk yang Dicoret?

Prediksi Pemain dan Live Streaming Inter Milan vs Bayer Leverkusen, Pasukan Conte Diunggulkan

Dugaan lainnya adalah pemulung yang membuang puntung rokok di gunungan sampah tersebut.

"Kemungkinan karena musim kemarau atau mungkin juga ada pemulung yang membuang putung rokok," kata Denny.

Denny mengatakan, pihaknya sempat kesulitan memadamkan api lantaran titik api yang sulit dijangkau.

"Dari titik TKP (tempat kejadian perkara) tidak bisa di jangkau, terlalu jauh. Untuk itu diupayakan portable apung karena lokasi dekat kali," ujarnya. 

Didemo Sopir dan Pemegang Saham, Direktur Utama Metro Mini Sangkal Gelapkan Saham

Gadis Remaja Jadi Korban PSK Online Akui Butuh Uang, Namun Tak Tahu Ditonton Warganet

Menurut Denny, beruntung petugas dapat menjinakan si jago merah dengan menggunakan satu alat portable dan 4 beko yang berfungsi mengurai sampah.

Hingga sore hari, Denny mengaku pihaknya belum mengetahui pasti perihal penyebab kebakaran tersebut.

Luas lokasi yang terbakar sebesar 200 meter persegi, di mana untuk kerugian, Denny mengatakan nihil alias tidak ada.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved