Breaking News:

Berita Jakarta

Gadis Remaja Berusia 14 Tahun di Jakarta Jadi Korban PSK Online

Dalam live streaming tersebut gadis remaja berusia 14 tahun itu mendapatkan bayaran Rp 50 ribu dari setiap member.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dodi Hasanuddin
Humas Polres Metro Jakarta Barat)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi dalam rilis penangkapan pelaku video seks online Senin (10/8/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Seorang gadis remaja berusia 14 tahun di Jakarta menjadi korban eksploitasi seksual.

Gadis tersebut menjadi pekerja seks komersial (PSK) secara online oleh ketiga pelaku yang dibekuk Polres Metro Jakarta Barat.

Remaja itu melakukan hubungan intim dan disaksikan secara langsung oleh warganet di media sosial.

Dalam live streaming tersebut gadis remaja berusia 14 tahun itu mendapatkan bayaran Rp 50 ribu dari setiap member.

\

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi, mengatakan, ketiga pelaku P, DW, dan RS membuat akun twitter untuk menjaring member grup ataupun para pengisi konten video.

Agar dapat masuk ke dalam grup, para member harus membayar iuran sebesar Rp100 ribu sampai Rp 300 ribu.

Ketika ada live show adegan porno, para pelaku kembali mengenakan tambahan biaya sebesar Rp 150 ribu.

"Dari Rp 150 ribu itu para pelaku mendapat untung Rp 100 ribu persatu member sedangkan pengisi konten dapat Rp 50 ribu persatu member," jelas Arsya dalam rilis yang digelar online Senin (10/8/2020).

Setiap bulan, para admin video seks online itu mendapatkan untung Rp 1 juta hingga Rp 4 juta.

Setelah diselidiki polisi, ternyata polisi menemukan satu pengisi konten yang direkrut adalah anak di bawah umur. Yakni seorang gadis berusia 14 tahun.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved