Ganjil Genap Jakarta

Dua Pengendara Asal Tangerang Kena Ganjil Genap, Mengaku Bingung Menuju Jakarta

Dua pengendara asal luar Jakarta terkena tilang ganjil genap yang mulai diberlakukan di perempatan Tomang, Palmerah, Jakarta Barat.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Kevin pengendara mobil asal Serpong, Tangerang, Banten terkena penindakan tilang ganjil genap Senin (10/8/2020) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Dua pengendara asal luar Jakarta terkena tilang ganjil genap yang mulai diberlakukan di perempatan Tomang, Palmerah, Jakarta Barat.

Mereka merupakan pengendara asal Tangerang dan Tangerang Selatan.

Misalnya saja Ari (30) yang baru terkena sanksi tilang ganjil genap Senin (10/8/2020).

Ari pengendara asal Tangerang, Banten terkena penindakan ganjil genap di kolong Tomang, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (10/8/2020)
Ari pengendara asal Tangerang, Banten terkena penindakan ganjil genap di kolong Tomang, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (10/8/2020) (Warta Kota/Desy Selviany)

Bersama dua teman kerjanya Ari kedapatan membawa mobil berplat ganjil yang melintasi perempatan Tomang.

Di kolong Tomang arah Jalan Letjen S Parman, Ari dicegat oleh aparat polisi yang berjaga. Pengendara asal Tangerang itu mengaku bingung mencari jalan lain di tengah penerapan ganjil genap.

"Saya tahu sih, tapi saya bingung mau lewat mana lagi. Sedangkan ini memang keperluan pekerjaan," ujar Ari ditemui di perempatan Tomang Senin (10/8/2020).

Sebelumnya selama PSBB Ari mengaku kerap melintas di Jalan Letjen S Parman. Ketika itu Ari terbebas dari kebijakan ganjil genap.

Selain Ari, Kevin juga terkena tilang ganjil genap usai keluar dari Jalan Tol Tangerang-Jakarta.

Pemuda 24 tahun itu terkena tilang ganjil genap di kolong Tomang arah Jalan Letjen S Parman.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved