Breaking News:

Penyidik Bareskrim Gali Lagi Peran Anita Kolopaking Dalam Kasus Kaburnya Terpidana Djoko Tjandra

Selama ini kepen­tingan Djoko Tjandra masuk ke Indonesia, kemudian dibuatkan surat palsu oleh BJP PU (Prasetijo) itu, semua yang jembatani ADK

TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Anita Kolopaking, kuasa hukum Djoko Tjandra, usai diperiksa di Gedung Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH --- Penyidik Bareskrim Polri akan terus mendalami peran Anita Kolopaking, kuasa hukum terpidana kasus Bank Bali, Djoko Tjandara, dalam pelarian kliennya itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, mengatakan, peran-peran tersebut didalami penyidik saat memeriksa Anita yang berlangsung pada Jumat (7/8) kemarin hingga Sabtu (8/8) dini hari.

“Menjembatani ini dalam hal apa saja, tentunya ini digali penyidik, mulai poin per poin, waktu ke waktu. Tentunya waktu kan berjalan, kan tidak langsung jadi begitu,” ujar Awi seperti dilansir Kompas.com.

Dijelaskan Awi, dari hasil pemeriksaan terhadap Anita Kolopaking diketahui Anitalah yang berperan menjembatani semua kepentingan Djoko, termasuk dalam pembuatan surat jalan palsu.

“Selama ini kepentingan Djoko Tjandra untuk masuk ke Indonesia, kemudian dibuatkan surat palsu oleh BJP PU (Prasetijo) itu, semua yang jembatani adalah ADK (Anita),” kata Awi kepada wartawan, Sabtu (8/8) seperti dilansir Kompas.com.

Sejak Sabtu (8/8), penyidik Bareskrim secara resmi menahan Anita Kolopaking.

Anita ditahan setelah diperiksa penyidik sebagai tersangka kasus pelarian Djoko Tjandra dari Jumat (7/8) kemarin hingga Sabtu (8/8) dini hari.

“Pemeriksaan ADK (Anita Kolopaking) sampai jam 4 (Sabtu--red) dini hari, yang bersangkutan dicecar dengan 55 pertanyaan,” ujar Awi.

Awi menambahkan, keterangan Anita nanti akan diklarifikasi kepada Prasetijo yang kini telah berstatus tersangka dalam kasus itu.

“Ada kesesuaian atau tidak. Nanti apa yang tidak sesuai kalau ada tambahan tentunya nanti juga akan dikejar terhadap tersangka yang lain maupun saksi-saksi lain untuk menguatkan,” kata Awi.

Halaman
12
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved