Breaking News:

Bisnis

Didukung DFAT Australia, Kemensos Dorong Tiga Konsep Kewirausahaan Sosial

Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mengeluarkan tiga model konsep kewirausahaan sosial yang simpel dan mudah diukur serta sesuai dengan arahan

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto menyerahkan Pedoman Operasional Kewirausahaan Sosial kepada Yayasan Mahkota yang akan disesuaikan dengan konsep Integrated Triple Power. 

WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mengeluarkan tiga model konsep kewirausahaan sosial yang simpel dan mudah diukur serta sesuai dengan arahan Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto mengatakan model pertama adalah pembibitan yaitu bantuan usaha bagi wirausaha pemula yang punya potensi usaha berkembang.

“Caranya dengan pemberian modal usaha dan bimbingan teknis seperti pelatihan dan capacity building mengenai manajemen bisnis, produksi, serta pendampingan sosial,” ujar Edi, melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/8).

Model kedua adalah mentoring yakni dengan memberikan modal usaha dan pendampingan kepada para penerima manfaat per kelompok yang dibimbing oleh pengusaha sukses.

Model ketiga yakni inkubasi bagi pengusaha yang sudah maju.

Pasalnya belakangan ada banyak Program Keluarga Harapan (PKH) graduasi yang omzetnya sudah besar.

“Mereka cukup dikaitkan dengan supplier besar sehingga produksinya langsung bisa diserap,” sambungnya.

Tujuan program kewirausahaan sosial ini adalah agar para penerima manfaat mendapatkan akses perbankan, memiliki kemampuan mengelola aset, serta mampu mengembangkan jaringan.

“Target program kewirausahaan sosial saat ini adalah graduasi PKH yang memiliki potensi bisnis,” ujar Edi.

Program itu pun mendapat dukungan dari The Australian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) melalui rapat bersama melalui aplikasi zoom meeting di ruang kerja Dirjen Pemberdayaan Sosial.

Adapun Pedoman Umum Kewirausahaan Sosial akan disusun MAHKOTA (Menuju Masyarakat Indonesia yang Kuat dan Sejahtera) sekaligus kelanjutan investasi Pemerintah Australia dalam perlindungan sosial di Indonesia. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved