Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Ada Pegawai Reaktif Covid-19, Pemprov DKI Tutup Kantor BPKD Tiga Hari

Pemprov DKI Jakarta terpaksa menutup lantai tujuh Blok G Balai Kota DKI selama tiga hari.

Kompas.com/Alsadad Rudi
Balai Kota DKI Jakarta 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta terpaksa menutup lantai tujuh Blok G Balai Kota DKI selama tiga hari.

Penutupan yang dilakukan sejak Jumat (7/8/2020) kemarin, sampai Minggu (9/8/2020) ini, dipicu karena ada pegawainya yang reaktif Covid-19.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membenarkan kabar penutupan tersebut.

Ibas Sebut SBY Bawa Ekonomi Indonesia Meroket, Legislator PDIP: Tak Bisa Dibandingkan Apple to Apple

Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah menaati Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 51 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Aturan itu menjelaskan soal mempekerjakan karyawan atau pegawai maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada.

“Iya ditutup semua, tapi Senin (10/8/2020) masuk lagi."

Klaster Covid-19 di Perkantoran Merebak, Satpol PP DKI Klaim Selalu Awasi Aktivitas di Tempat Kerja

"Enggak bisa semua (ditutup) karena ini layanan dan kami sudah terapkan 50 persen masuk,” kata Saefullah saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2020).

Selama ditutup tiga hari, petugas akan menyemprot cairan disinfektan.

Harapannya, Covid-19 telah tiada, sehingga aparatur bisa kembali bertugas seperti biasa pada Senin (10/8/2020) mendatang.

Satpol PP DKI Larang Lomba Panjat Pinang Demi Hindari Penularan Covid-19

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir enggan menjelaskan jumlah pegawai yang reaktif Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved