Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Polisi Amankan Enam Begal yang Kerap Meresahkan di Cempaka Putih

"Jadi hari ini kami mengamankan enam orang pelaku begal yang kerap beraksi di Cempaka Putih,"

Warta Kota/Joko Supriyanto
Enam pelaku aksi begal dihadirkan saat gelar perkara Kapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CEMPAKAPUTIH- Satreskrim Polsek Cempaka Putih Jakarta Pusat mengamankan enam pelaku begal yang kerap meresahkan di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Para pelaku saat ini telah diamankan pada Kamis (6/8) di kawasan Bekasi Jawa Barat. Kini para pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cempaka Putih.

"Jadi hari ini kami mengamankan enam orang pelaku begal yang kerap beraksi di Cempaka Putih," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, Jumat (7/8/2020).

Dikatakan Heru penangkapan para pelaku ini berawal dari kejadian pada tanggal 31 Juli 2020 yang menimpa Ridho Andre seorang karyawan swasta yang tengah melintas di jalan Percetakan Negara, Cempaka Putih.

Saat dalam perjalanan pulang, ketika itu Ridho secara tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal berboncengan, kemudian pelaku mengacungkan senjata tajam berupa celurit ke arah korban.

Mendapati adanya senjata tajam yang dibawa pelaku, korban pun berusaha menepikan kendaraannya, kemudian pelaku berusaha menguasai kendaraan roda dua korban.

"Setelah pelaku berhasil menguasai kendaraan korban, mereka akhirnya kabur. Disaat itu korban melaporkan ke Polsek Cempaka Putih," katanya.

Dari laporan itu, Satreskrim Polsek Cempaka Putih akhirnya melalukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi, dan didapati identitas para pelaku tersebut. Tak mau buruannya lepas, polisi bergegas melakukan penangkapan.

Dua orang pelaku berhasil diamankan terlebih dahulu, yaitu berinsial RVD dan FBH. Berdasarkan keterangan keduanya merujuk adanya pelaku lain yang di lokasi persembunyiannya di kawasan Bekasi.

"Dua orang kami amankan terlebih dahulu akhinya kami amankan kembali empat orang lainnya yang berinisial AKM, DLH, SDQ, dan ZKR di Bekasi Jawa Barat," katanya.

Dari hasil keterangan sementara para pelaku, dikatakan Heru mereka memang merupakan komplotan begal yang meresahkan. Kendati demikian, pihaknya masih mendalami lebih lanjut kasus tersebut, sebab masih ada satu pelaku yang DPO.

"Kita masih telusuri, kita belum tahu apakah mereka ini residivis. Satu orang juga masih DPO," ujarnya.

Dari hasil penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan roda dua pelaku, dan beberapa senjata tajam jenis celurit
Sementara kendaraan roda dua korban telah mereka jual seharga Rp. 2.7 juta ke kawasan Sukabumi.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Cempaka Putih Jakarta Pusat untuk mempertanggung jawabkan perbuatan, para pelaku dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 9 tahun penjara. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved