Breaking News:

Tiap Kelurahan dan RW di Kota Bogor Bakal Segera Dipasang WiFi Gratis untuk Pelajar Tak Mampu

Rencana pemasangan WiFi publik di setiap RW sedang dimatangkan di Bappeda dan dirapatkan dengan bagian pemerintahan, Disdik dan BPKAD.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Siswa sekolah belajar di aula Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (28/7/2020). Kelurahan Jatirahayu memfasilitasi warga menyediakan wifi gratis di ruang aula Kelurahan Jatirahayu ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR --- Setiap kelurahan dan RW di Kota Bogor nantinya akan dipasang WiFi gratis untuk pelajar yang tak mampu.

Kebijakan itu dilakukan pihak Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor sebagai langkah tindak lanjut hasil rapat dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengenai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Diskominfostandi Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, pihaknya kini sedang mematangkan rencana pemasangan WiFi untuk pelajar mengakses pembelajaran jarak jauh.

“Masing-masing ada plus dan minus, kalau di kelurahan, semua sudah tersedia jaringan bendwit milik kominfo, hanya saja dikhawatirkan terjadi tempat kerumunan baru harus diatur,” katanya saat ditemui di Balaikota Bogor, Kamis (6/8) sore, seperti dilansir TribunnewsBogor.com.

Rencana pemasangan WiFi publik di setiap RW saat ini sedang dimatangkan di Bappeda dan dirapatkan dengan bagian pemerintahan, Dinas Pendidikan (Disdik) dan BPKAD.

Untuk sumber anggaran Rahmat mengatakan bahwa pendaan masih dalam tahap masukan.

“Soal sumber pendanaan, ada ide menggunakan dana BTT dimana kelebihannya dana ini tersedia dan kemudian sistem pengadaannya lebih simpel. Hanya, permasalahan dana BTT apakah bidang pendidikan ini termasuk yang termasuk bisa menggunakan dana BTT karena selama ini dikenal ada tiga yakni jaringan pengaman sosial, kesehatan dan ekonomi,” katanya.

Namun jika tidak menggunakan dana BTT ada beberapa opsi penggunaan anggaran diantaranya mengfunakan dana DPA atau kelurahan ataupun RW siaga.
“Ini juga masih kita diskusikan, hanya memang harapannya satu bulan ini ada proses pengambilan keputusan untuk kontruksi pemasangan peralatan segala macam, kemudian awal bulan depan atau September sudah bisa digunakan selama empat bulan kedepan,” katanya.

Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved