Kabar Artis

Diperiksa Polisi Senin Besok, Anji Terkejut Tahu Status dan Pernyataan Hadi Pranoto Tidak Valid

Anji yang bernama lengkap Erdian Aji Prihartanto itu menyampaikan permintaan maaf terkait video wawancaranya dengan Hadi Pranoto.

Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Anji Manji mengenalkan Holywings Academy dan Holywings Records di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020) sore. Penyidik telah menjadwalkan untuk memeriksa Anji dan Hadi Pranoto pada Senin (10/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Musisi Anji terkejut ketika mengetahui latar-belakang dan pernyataan Hadi Pranoto ternyata tidak valid. 

"Saya terkejut ketika mendapatkan informasi beberapa hal yang berkaitan status Bapak Hadi Pranoto, dan pernyataannya ternyata tidak valid," kata Anji di kanal YouTube-nya, Kamis (6/8/2020).

Penyanyi bernama lengkap Erdian Aji Prihartanto itu menyampaikan permintaan maaf terkait video wawancaranya dengan Hadi Pranoto.

Hadi Pranoto bersama Anji.
Hadi Pranoto bersama Anji. (Instagram Anji)

Hadi Pranoto mengklaim menemukan obat herbal yang bisa menyembuhkan pasien yang terinfeksi Covid-19.

"Saya tidak pernah ada niat menyinggung dunia kedokteran maupun tenaga kesehatan. Saya merasa ada harapan melalui pandemi ini dari apa yang disampaikan Hadi Pranoto," kata Anji.

"Apalagi dia (Hadi Pranoto) juga bilang bahwa tidak akan memperjualbelikan herbal temuannya dan akan memberikannya secara gratis ke masyarakat," lanjut Anji.

Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Informasi Sesat, Anji Minta Maaf Setelah Mewawancarai Hadi Pranoto

Latar Belakang Hadi Pranoto Dipertanyakan hingga Membuat Gaduh Masyarakat, Begini Penjelasan Anji

Sejak awal pandemi Covid-19, Anji banyak bersuara tentang keprihatinan terhadap tenaga kesehatan dan masyarakat.

Anji mengaku terlibat dalam penggarapan 4 lagu untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan Covid-19.

Ia juga terlibat dalam konser virtual peduli pandemi dan donasi bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 bersama banyak musisi.

Penyidik juga telah menjadwalkan untuk memeriksa Anji dan Hadi Pranoto pada Senin (10/8/2020).
Penyidik juga telah menjadwalkan untuk memeriksa Anji dan Hadi Pranoto pada Senin (10/8/2020). (istimewa)

"Saya terbuka bekerja sama dengan IDI untuk menjelaskan bagaimana temuan bisa dinyatakan sebagai obat secara ilmiah," kata Anji.

"Saya meminta maaf untuk segala kegaduhan yang telah terjadi. Semoga kita semua tetap sehat dan pandemi ini segera berlalu," kata Anji.

Tidak Ada Niat Singgung Dunia Kedokteran, Anji Siap Bantu IDI hingga Pemerintah Sebarkan Berita Baik

Minta Maaf di Kanal YouTube Setelah Buat Gaduh, Anji Akui Tidak Telusuri Latar Belakang Hadi Pranoto

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menjadwalkan memeriksa 3 saksi ahli kasus tersebut.

"Tiga saksi ahli yang akan diperiksa penyidik adalah ahli bahasa, ahli dari IDI dan ahli IT," kata Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis.

Sambil duduk santai di sofa marun di lobi Hotel Grand Savero, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020), Hadi Pranoto menunjukan temuan obat herbal untuk menangkal Covid-19 dalam botol kecil ukuran 100 mililiter.
Sambil duduk santai di sofa marun di lobi Hotel Grand Savero, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020), Hadi Pranoto menunjukan temuan obat herbal untuk menangkal Covid-19 dalam botol kecil ukuran 100 mililiter. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Menurutnya, keterangan para saksi ahli ini akan memperkuat dugaan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Penyidik juga telah menjadwalkan untuk memeriksa Anji dan Hadi Pranoto pada Senin (10/8/2020).

"Hasil gelar perkara ditemukan adanya unsur pidana sesuai yang dipersangkakan dalam kasus ini," kata Yusri Yunus.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved