Breaking News:

Berita Jakarta

Polisi Sebut Belum ada Statemen Ahok Memaafkan Dua Tersangka Pelaku Pencemaran Nama Baik

Kedua tersangka adalah penggemar berat mantan istri Ahok, Veronica Tan. Keduanya berada dalam satu komunitas yang sama di dunia maya

warta kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, bersama kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy, konpers kasus pencemaran nama baik di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memastikan bahwa sampai Kamis (6/8/2020) sama sekali belum ada pernyataan dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang memaafkan kedua tersangka pelaku pencemaran nama baik Ahok.

"Jadi belum ada statement dari pelapor Basuki Tjahaja atau kuasa hukumnya, yang memaafkan kedua pelaku atau mencabut laporan. Karenanya kami memastikan proses hukum kasus ini masih berlanjut," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/8/2020).

Dalam kasus ini tambah Yusri, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan dua tersangka yakni KS (67), seorang perempuan yang diamankan polisi dari Bali, pada 29 Juli 2020, serta EJ (47), yang juga seorang perempuan dan diamankan dari Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/7/2020) sore.

Karyawan Gaji di Bawah Rp 5 juta Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000, Ada yang Berharap hingga Bingung

Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok Lewat Instagram Harus Jadi Pembelajaran Masyarakat

Kedua tersangka adalah penggemar berat mantan istri Ahok, Veronica Tan.

Keduanya berada dalam satu komunitas yang sama di dunia maya, yakni komunitas Veronica Lovers.

KS adalah pemilik akun instagram @ito.kurnia dan EJ adalah pemilik akun instagram @An7a_s679.

Lewat akun instagram mereka itulah, keduanya diduga telah melakukan pencemaran nama baik Ahok hingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

"Kasus ini masih kami proses, dan penyidik sedang melengkapi berkas. Meski kedua tersangka tidak ditahan, keduanya datang saat diperlukan penyidik untuk diperiksa kembali hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya dengan menghadirkan kedua tersangka, Kamis (6/8/2020) sore.

Menurut Yusri kedua tersangka tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Keduanya tambah Yusti dijerat Pasal 28 dan 45 UU ITE yang ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

Bantah Jadi Orang Ketiga, Marshanda: Arya Satria Sahabat Saya

Polda Metro Jadwalkan Periksa Anji Manji dan Hadi Pranoto Senin Pekan Depan

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved