Breaking News:

Operasi Patuh Jaya

Polda Metro Catat 4 Pengendara Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Jaya

Dari 65 peristiwa kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh Jaya, terdapat 70 korban. Di antaranya empat korban jiwa.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGi - Selama digelarnya Operasi Patuh Jaya sejak 23 Juli sampai Rabu (5/8/2020), Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat terjadi 65 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan dari 65 peristiwa kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh Jaya, terdapat 70 korban.

"Dimana 4 korban meninggal dunia, 13 orang luka berat, dan 53 orang luka ringan," kata Sambodo, Kamis (6/8/2020).

Sementara kerugian materiil katanya ditaksir mencapai Rp 37,3 Juta.

Untuk kendaraan yang terlibat dalam 65 peristiwa kecelakaan itu, katanya, terdiri dari 49 sepeda motor, 18 mobil penumpang, 2 mobil bus, 6 mobil barang, dan 1 kendaraan khusus.

Sambodo juga menjelaskan hingga berakhirnya Operasi Patuh Jaya, pihaknya mencatat melakukan penindakan terhadap 99.835 pengendara kendaraan bermotor.

Dari jumlah itu sebanyak 34.152 pengendara ditindak dengan tilang dan 65.683 pengendara ditindak dengan teguran..

Dari 34.152 pengendara yang ditilang kata Sambodo, didominasi pengendara sepeda motor yakni sebanyak 27.081.

"Kemudian disusul pengendara mobil penumpang sebanyak 5.706, mobil barang 1.102, pengendara bus 235 dan kendaraan khusus 28 unit. Jadi pelanggaran didominasi pengendara roda dua atau motor," kata Sambodo.

VIDEO: Sambil Bawa Bayi, Diserahkan Sebagai Tersangka ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat

VIDEO: PSBB Transisi Terus Diperpanjang, Pasangan Padati KUA Jagakarsa

Sementara untuk barang bukti yang disita dari 34.152 pengendara yang ditilang, yakni SIM sebanyak 18.912 lembar, STNK 15.198 lembar dan 4i kendaraan.

"Jadi ada 40 kendaraan kami kandangkan sementara sampai proses tilang selesai," katanya.

Sebelumnya Sambodo mengatakan dalam Operasi Patuh Jaya ini sedikitnya sudah ada 120 mobil yang menggunakan rotator atau sirene tidak sesuai ketentuan yang ditilang pihaknya.

Seperti diketahui Operasi Patuh Jaya digelar Ditlantas Polda Metro Jaya mulai 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

Ada 5 jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Jaya 2020 ini.

Yakni melawan arus lalu lintas, pengemudi dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, melanggar marka stop line, melintas bahu jalan tol dan mobil yang menggunakan rotator ataupun sirine yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved