Ganjil Genap Jakarta

Hari Ini Dishub Jakarta Selatan Kerahkan 80 Personel Bantu Polisi Sosialisasi Ganjil Genap

Hari ini Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengerahkan 80 personel untuk membantu aparat kepolisian melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah petugas kepolisian dan Dishub DKI tengah melakukan sosialisasi ganjil genap di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) sekaligus membagikan masker gratis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengerahkan 80 personel untuk membantu aparat kepolisian melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor mobil pribadi.

"Kami kerahkan 80 personel, tugas Dishub lebih kepada sosialisasinya sedangkan kepolisian untuk penindakannya," Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan Kota Jakarta Selatan Budi Setiawan kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Ia menjelaskan, hasil rapat terakhir pihak terkait di Polda Metro Jaya, masa sosialisasi diperpanjang sampai 7 Agustus 2020 untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar terbiasa dengan ganjil genap.

Video: Ganjil Genap DKI Jakarta - Pelanggar Diberi Bendera dan Bunga

Sebelumnya diinformasikan, penerapan sanksi bagi pelanggar ganjil genap mulai dilakukan 6 Agustus 2020 setelah dilakukan sosialisasi selama tiga hari mulai dari 3 Agustus 2020.

Jajaran Dishub DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya menambah masa sosialisasi selama dua hari, yakni tanggal 6-7 Agustus 2020.

Penambahan itu untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat terbiasa dengan ganjil genap yang sempat ditiadakan selama hampir lima bulan.

 Beirut Bergolak Akibat Ledakan Dahsyat, Jumlah Korban Tewas Capai 100 Jiwa, 4.000 Luka

 Presiden Lebanon: 2.750 Ton Amonium Nitrat Terkait dengan Ledakan Masif di Beirut

Menurut Budi, selama tiga hari masa sosialisasi ganjil genap dilakukan, jumlah pelanggar mulai menurun khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

Adapun ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan yang diterapkan kawasan ganjil genap, yakni di Jalan MT Haryono, Jalan Sudirman, Jalan Panglima Polim, Jalan Sisinga Mangaraja, Jalan Fatmawati, Jalan Rasunan Said dan Jalan Gatot Subroto.

"Data kendaraan yang ditegur ada di kepolisian, tapi kami dapat laporan dari kepolisian angkanya menurun," kata Budi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved