Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Covid-19 Masih Mewabah, Perkantoran Kurangi Atribut Hari Raya Kemerdekaan

Yanti (42) seorang pedagang atribut hari kemerdekaan di Pasar Jatinegara mengaku tahun ini tak banyak pembeli dari kalangan perkantoran yang membeli

Warta Kota/Rangga Baskoro
Pedagang atribut hari kemerdekaan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Yanti (42) seorang pedagang atribut hari kemerdekaan di Pasar Jatinegara mengaku tahun ini tak banyak pembeli dari kalangan perkantoran yang membeli dagangannya.

Hal itu dikarenakan banyak perkantoran di Jakarta yang masih menghentikan operasionalnya lantaran wabah Covid-19.

"Kan masih banyak yang WFH, kalau pun ada yang masuk kerja paling enggak semua, makanya dagangan saya sepi," ucap Yanti di lokasi, Kamis (6/8/2020).

Di tahun lalu, beberapa pekan sebelum tanggal 17 Agustus, biasanya banyak pegawai dari kantor swasta maupun instansi pemerintahan yang membeli atribut dan pernak-pernik.

Namun kini, tak banyak dari mereka yang datang.

Sepinya pembeli menyebabkan omzet dagangannya menurun hingga 75 persen.

Pedagang lain bernama Viktor (36) enggan membeli peralatan lomba seperti bakiak dan tali tambang.

Ia telah memprediksi bahwa Covid-19 akan menyebabkan perayaan HUT RI ke-75 dilakukan secara sederhana.

"Saya sudah tahu enggak bakal laku kalau jual alat lomba. Makanya enggak beli. Ini saja atribut sudah ngurangin stoknya, sama, enggak laku-laku," tuturnya.

Sebagian barang-barang yang tak laku dijual bisa dikembalikan ke distributor.

Namun pernak-pernik seperi bendera masih bisa disimpan dan dijual pada tahun depan.

"Ya untungnya yang dijual barang-barang musiman. Jadi kalau enggak laku sekarang, bisa dijual lagi tahun depan. Tinggal disimpan saja," ujar Viktor. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved