Breaking News:

Berita Bekasi

Pemkot Bekasi Siap Beri Penjelasan ke Kemendikbud Soal Tujuan Simulasi Belajar Tatap Muka

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menilai, Pemkot Bekasi melanggar kebijakan SKB 4 Menteri.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Senin (13/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Simulasi belajar tetap muka yang dilakukan di Kota Bekasi menuai persoalan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menilai, Pemkot Bekasi melanggar kebijakan SKB 4 Menteri.

Kemendikbud meminta Pemkot Bekasi menghentikan proses simulasi belajar tatap muka tersebut.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat kembali ke Kemendikbud untuk menanggapi hal tersebut.

Surat itu, kata Rahmat, berisi penjelasan dan tujuan dilakukannya simulasi belajar tatap muka di sekolah.

Tidak ada Izin, Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Simulasi Belajar Tatap Muka

Berdalih Bukan KBM Tatap Muka tapi Simulasi, Kemendikbud Nilai Pemkot Bekasi Tak Punya Izin

"Kan surat balasannya sudah. Karena surat pertama itu tidak dilengkapi tata cara dan mekanisme. Nah surat kedua dikirim lagi ke sana, belum ada jawaban," kata Rahmat, di Bekasi,  Rabu (5/8/2020).

Rahmat mengatakan, pihaknya siap bertemu dan menemui Kemendikbud untuk memaparkan terkait simulasi belajar tatap muka ini.

Menurut dia, kegiatan simulasi belajar tatap muka bertujuan baik untuk membiasakan siswa belajar saat masa pandemi dengan protokol kesehatan.

Simulasi belajar tatap muka dilakukan atas kesepakatan bersama antara Dinas Pendidikan, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), dan Kementerian Agama Kota Bekasi.

Dianggap Menentang SKB 4 Menteri, Disdik Kota Bekasi Jelaskan Tujuan Simulasi Tatap Muka

Tiga Pertimbangan Dewan Pendidikan Kota Bekasi Setuju Digelar Simulasi Belajar Tatap Muka

Rahmat mengaku bahwa dia tidak khawatir ditegur terkait dilakukannya pelaksanaan simulasi belajar tatap muka.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved