Jumat, 1 Mei 2026

Bulu Tangkis

PBSI Bingung Kepastian Menggelar Thomas/Uber Mengingat Wabah Virus Corona Makin Parah

Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto, mengaku belum bisa berspekulasi apa pun terkait kemungkinan batal tampil pada Piala Thomas dan Uber 2020.

Tayang:
Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
PBSI
Achmad Budiharto 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto, mengaku belum bisa berspekulasi apa pun terkait kemungkinan batal tampil pada Piala Thomas dan Uber 2020.

PBSI sampai saat ini masih menunggu keputusan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) karena di situasi pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara.

Apalagi BWF memang sudah menjadwalkan ulang turnamen 2020. Namun, PBSI tak ingin berspekulasi soal batal tampil pada Piala Thomas dan Uber 2020 meski pada akhinya BWF sudah membatalkan beberapa turnamen pada 2020 ini.

Seperti diketahui, BWF membatalkan empat turnamen pada September mendatang yakni Taipei Open, Korea Open, China Open, dan Japan Open.

Profil Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto
Profil Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto (Humas PP PBSI)

Sebelumnya, turnamen yang rencananya bakal berlangsung pada Agustus juga telah dibatalkan BWF.

Kondisi ini bisa mengancam keberlangsungan Piala Thomas dan Uber 2020 yang rencannya bakal bergulir 3-11 Oktober mendatang.

Bahkan jika memang bakal berlangsung sesuai jadwal, Indonesia juga terancam dibanned.

Hal ini tidak lepas dari jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang termasuk tinggi.

Menanggapi hal itu, Achmad Budiharto mengaku tak ingin berandai-andai mengenai hal itu.

"Kami juga masih menunggu tentang hal ini. BWF masih melalukan lobi dengan Denmark selaku pihak penyelenggara. Kami juga tidak bisa berandai-andai dulu. Prioritas tetap keselamatan atlet dan official," ucapnya.

Jonatan Christie menjadi unggulan di Mola TV PBSI Home Tournament
Jonatan Christie menjadi unggulan di Mola TV PBSI Home Tournament (Humas PBSI)

Hal itu karena berkaca dari pengalaman tim China dan Hongkong pada Kejuaraan Asia 2020 lalu.

Peserta dari negara tersebut dibanned oleh Filipina, selaku tuan rumah, karena jumlah kasus kedua negara tersebut saat itu sangat tinggi.

Pria yang akrab disapa Budi itu enggan berpikir terlalu jauh karena memang pada dasarnya sampai saat ini pengurusan visa juga belum bisa berjalan.

Oleh karena itu, PBSI memilih untuk tetap menjalani kegiatan seperti sebelumnya dan tetap menunggu kabar baik dari BWF.

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani
Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani (Humas PBSI)

"Memang banyak rumor yang beredar soal itu. Kami harus menunggu dulu bagaimana kelanjutannya nanti. Yang penting kami tetap latihan dan persiapan jalan terus," tutur Budiharto.

Saat ini, setelah menggelar Home Turnament, para pemain tetap menjalankan latihan seperti sebelumnya.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved