Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kemendikbud Perintahkan Simulasi Belajar Tatap Muka di Kota Bekasi Harus Dihentikan

Pemkot Bekasi tidak ada izin rekomendasi pelaksanaan belajar tatap muka. Dikhawatirkan pelaksanaan simulasi itu menimbulkan kasus Covid-19.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Siswa dan guru di SMPN 2 Kota Bekasi melakukan simulasi belajar tatap muka di ruang kelas, Senin (3/8/2020). Rencananya, simulasi belajar tatap muka ini akan berlangsung 3-28 Agustus 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta Pemerintah Kota Bekasi menghentikan kegiatan simulasi belajar tatap muka.

Hal itu diungkapkan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbud, Jumeri, ketika dihubungi Wartakotalive.com, pada Rabu (5/8/2020).

Jumeri mengungkapkan meskipun sifatnya simulasi, Pemkot Bekasi tidak ada izin rekomendasi terkait pelaksanaan tersebut. Dikhawatirkan pelaksanaan simulasi itu menimbulkan kasus Covid-19.

"Kami sudah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk bisa menghentikan proses itu," ujarnya.

Sosok Cornelis Lay Meninggalkan Banyak Kesan Bagi Gubernur Ganjar Pranowo

Kesehatan Penderita Diabetes Berisiko 4 Kali Lipat Lebih Parah saat Terinfeksi Virus Corona

Ia meminta Pemkot Bekasi mengikuti ketentuan SKB Empat Menteri. Sebab, Kota Bekasi sendiri belum masuk zona hijau.

Terkait dalih Pemkot Bekasi yang menyebut ini hanya simulasi, bukan belajar tatap muka sesungguhnya.

Jumeri menerangkan simulasi hanya boleh dilakukan dalam satu hingga dua hari saja bukan untuk jangka waktu yang panjang.

"Ya sekedar sehari ataupun dua hari memasukkan anak-anak untuk melakukan simulasi dan dibuatkan video untuk disebar kemana-mana itu diperbolehkan. Tapi terus melakukan tatap muka rutin ya tidak, intinya tidak boleh ya," ungkapnya.

Maka itu dalam waktu dekat ini, pihaknya akan bertemu dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan klarifikasi terkait kegitan tersebut.

"Maka kita akan ke Bekasi tanya dan klarifikasi itu," tuturnya.

Belum Ada Calon yang Pasti, Sekda Kota Depok Pantang Mundur Maju di Pilkada Depok

Saat New Normal,  Electronic City Tawarkan Beragam Produk Kesehatan

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved